Tingkatkan Potensi Wisata Kutai Barat pada Festival Danau Jempang.

Tingkatkan Potensi Wisata Kutai Barat pada Festival Danau Jempang.

Perahu Ketinting salah satu sarana untuk menikmati danau Jempang.kominfo Lsr.Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Even wisata terbesar di Borneo, tak lama lagi akan diselenggarakan pada April 2020 mendatang. Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat yang berada di Kabupaten Kutai Barat agar turut mengsukseskan Festival Danau Jempang (FDJ) tersebut.

Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan mengatakan, bahwa festival yang diyakini meningkatkan kunjungan wisata baik mancanegara maupun domestik membawa pengaruh besar terhadap pengembangan kehidupan masyarakat adat, hingga pengakuan negara akan eksistensi adat budaya setempat. “FDJ ini hanya menyisakan beberapa bulan kedepan, maka mari sambut dengan lebih meriah dan sukses, supaya lebih banyak wisatawan yang berkunjung,” katanya.

Kemudian Camat Jempang Jumra menerangkan, Danau Jempang merupakan salah satu objek wisata andalan Kaltim. Selain keindahan danau, juga ada flora dan fauna, termasuk potensi seni budaya lokal yang terpusat di Kampung Tanjung Isuy, ibu kota Kecamatan Jempang.

“Potensi wisata dan seni budaya lokal masyarakat danau jempang seperti Fauna Burung Kuntul yang berterbangan di danau tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, keindahan alam danau yang dapat dinikmati wisatawan serta kelestarian seni budaya dan adat-istiadat masyarakat sekitar danau, juga menjadi nilai plusnya wisata danau jempang ini,” terangnya.

Lebih lanjut Camat mengungkapkan, bahwa Danau tersebut memiliki luas 14.600 hektare dengan kedalaman air  7 hingga 8 meter saat pasang. Dan danau ini dikeliling beberapa Kecamatan yang berada di Danau Jempang yaitu salah satunya Kecamatan Penyinggahan dan Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara.Kominfo Lsr

Pekerjaan Bertani Bukanlah Pekerjaan Yang Hina.

Pekerjaan Bertani Bukanlah Pekerjaan Yang Hina.

Petani Bowo saat membersihkan tanaman Cabai panjang dikebunnya. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Omset Petani di Kutai Barat tembus belasan juta tiap bulannya. Demikian dikatakan salah satu petani yang mengelola lahan seluas 500 meter persegi  di Kawasan Busur, Kecamatan Barong Tongkok, profesi petani bukanlah pekerjaan hina tetapi suatu pekerjaan yang menguntungkan dan bisa menciptakan lapangan kerja. Selasa, 11 Februari 2020.

Petani yang pernah menjadi Ketua Kelompok Tani Sindo Muncul Blitar bernama Bowo mengatakan,  Pertriwulan saat panen dapat meraih omset mencapai 15 – 20 jutaan dengan berbagai tanaman yang ditanam pada lahan hanya seluas setengah hektare dan telah bertani selama  2 tahun di Kabupaten Kutai Barat.

Menurut Bowo menjadi petani tidak harus dilahan yang luas, asal ditekuni pasti bisa meraih keuntungan dan dengan bertani kita tidak perlu membeli beras ataupun membeli sayur-sayuran, ungkap mantan Kelompok Tani Sindomuncul asal jawa ini.

“Saya hobi bertani sejak masih usia anak-anak, di Kutai Barat ini tanahnya sangat subur, selama 2 tahun ini saya bersama istri mengolah pertanian dengan menanam berbagai varian tanaman seperti Cabe, Timun, Pare, Terong, Kacang serta buah-buahan. Selain itu juga memelihara kolam ikan untuk objek hiburan pemancingan bagi masyarakat, dengan mengelutinya saya sudah merasakan manfaat,” jelasnya.

“Ayo generasi muda jangan malu bertani, ciptakan pekerjaan dan gunakan lahanmu. Pekerjaan bertani adalah perkerjaan mulia,  mari majukan pertanian di Kutai Barat ini,” ajaknya. Kominfo Lsr.

Sungai Mahakam dan Kedang Pahu Sudah Masuk Status Level Siaga, Masyarakat Pesisir Sungai Diharap Waspada Banjir.

Sungai Mahakam dan Kedang Pahu Sudah Masuk Status Level Siaga, Masyarakat Pesisir Sungai Diharap Waspada Banjir.

Kiri Kamius Saat Monitoring Level Sungai Kedang Pahu Kecamatan Muara Lawa.Kominfo Lsr.Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat melakukan monitoring lapangan dibeberapa kecamatan yang rawan banjir, dalam rangka kesiapsiagaan dan menyikapi musim hujan di wilayah Kutai Barat yang terus terjadi beberapa hari terakhir ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kutai Barat, Kamius mengungkapkan, melakukan kegiatan  monitoring kebeberapa kecamatan yang berpotensi terdampak banjir, hal ini penting  untuk menentukan kerawanan pada daerah mana yang perlu pemberlakuan siaga banjir karena hujan yang masih terus mengguyur beberapa daerah di Kabupaten Kutai Barat, saat memimpin kegiatan monitoring didampingi kordinator lapangan Pusdalops BPBD Kutai Barat.

“Karena hujan yang terus terjadi beberapa hari terakhir ada dua kecamatan yang sudah kita monitoring. Dan mulai menunjukkan adanya peningkatan ketinggian air yakni di Kecamatan Melak dan Kecamatan Damai. Sementara ini, baru dua kecamatan tersebut yang sudah kita monitor dan akan terus melakukan pemantauan dibeberapa daerah lainnya,” ungkapnya kepada awak media.

Lebih lajut Kamius mengajak masyarakat yang berada atau tinggal dipinggiran Sungai Mahakam agar dapat waspada akan ketinggian air yang kemungkinan masih akan terus naik dan masih sangat mungkin meningkat akibat hujan.

“Kami himbau kepada seluruh masyarakat dan daerah pesisir mahakam lainnya yang kerap terkena banjir agar terus berhati-hati karena sekarang ini status level sungai sudah masuk dalam siaga. Menurut info terakhir potensi terjadinya banjir sudah masuk di Kecamatan Bentian Besar dan Muara Lawa sudah menggenangi jalan kampung,” pungkasnya. Kominfo Lsr

PDAM Perkuat Sinergitas Dengan Stakeholder.

PDAM Perkuat Sinergitas Dengan Stakeholder.

Kiri Sekretaris Daerah Kutai Barat serahkan piagam penghargaan kepada kepala Cabang di Jajaran PDAM Kutai Barat. Kominfo Rwn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Perusahaan Daerah air minum (PDAM) selenggarakan acara silaturahmi bersama stakeholder, dengan mengusung tema ‘Dengan Silaturahmi Kita Perkuat Kebersamaan Untuk Wujudkan Semangat Kerja yang SMART’ Dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat, Asisten III Setdakab Kutai Barat, Direktur PDAM Kutai Barat dan Seluruh Kepala Cabang dilingkungan PDAM Kutai Barat, berlangsung meriah di WTP 1 Royoq. Senin 10 Februari 2020

Sekretaris Daerah Yacob Tullur mengatakan melalui kesempatan ini seluruh jajaran PDAM Tirta Sendawar Kutai Barat untuk dapat melakukan langkah percepatan terkait persoalan penyediaan air bersih dan layak secara khusus bagi kampung-kampung yang belum terpenuhi kebutuhan air bersih.

“Melalui kegiatan silaturahmi pada pagi hari ini, saya harap dapat menjadi salah satu upaya positif untuk menjalin koordinasi serta meningkatkan sintegritas baik secara internal PDAM sendiri maupun dengan perangkat daerah dan pihak-pihak terkait, penyediaan dan pengadaan air minum yang bersih dan layak untuk dikonsumsi masyarakat,” harapnya

Sementara menurut Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sendawar Untung Suropati mengatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk  bangun kebersamaan dengan segenap Stakeholder dalam hal ini Pemerintah Daerah, Karyawan, Mitra Kerja dan masyarakat Kutai Barat, untuk menjalin suatu ikatan silahturahmi yang kuat, saling mengenal satu sama lain dan saling mendoakan.

“Kami berterimakasih kepada masyarakat Kutai Barat atas kritik dan sarannya sehingga selaku jajaran PDAM dapat melayani masyarakat lebih baik lagi kedepannya. Kami  mengimbau apabila ada masalah seperti air tidak mengalir, kebocoran pipa dan hal-hal lain segera laporkan kepada jajaran PDAM agar bisa ditindaklanjut dengan cepat, demikian juga kepada masyarakat yang menunggak, segera dilakukan bayarkan demi kenyaman pelayanan,” harapnya.

Acara kegiatan silaturahmi PDAM bersama stakeholder diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada semua Kepala Cabang dijajaran PDAM yang berprestasi. Kominfo Rwn.

Pentingnya LPPD, Sebagai Bentuk Pertanggungjawaban Kinerja Pemerintah Kutai Barat.

Pentingnya LPPD, Sebagai Bentuk Pertanggungjawaban Kinerja Pemerintah Kutai Barat.

(Tengah) Wakil Bupati Kutai Barat, saat buka rapat koordinasi LPPD Kutai Barat. Kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka menyusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Wakil Bupati Kutai Barat saat membuka rapat koordinasi persiapan LPPD Kabupaten Kutai Barat berpesan agar perangkat daerah dalam memberikan data harus menggambarkan kondisi real dan penjelasan yang jelas. Di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat. Senin, 10 februari 2020.

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan mengatakan, kepada seluruh perangkat daerah dapat membantu penyusunan dengan menyiapkan data-data yang diperlukan. “Kecepatan perangkat daerah menyerahkan data dalam menyusun LPPD, memberikan dampak penting dalam penilaian sehingga berpengaruh dalam pemberian opini dari pemerintah provinsi dan pusat,” tegasnya.

Lebih lanjut Wakil Bupati menambahkan, kepada seluruh perangkat daerah bahwa dengan tersusunnya LPPD merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja pemerintah Kabupaten Kutai Barat. “mari kita bantu, tim penyusun ini (bagian pemerintah), karena ini menggambarkan kinerja Perangkat Daerah di Kutai Barat, saya pikir apabila kita bersungguh sungguh, pasti akan memperoleh skor diangka 3 untuk tahun 2019,”pungkasnya.

Usai membuka, Wakil Bupati Kutai Barat juga mengikuti rangkaian kegiatan rapat koordinasi dengan paparan dari bagian pemerintah yang secara presentase bahwa data dari perangkat daerah yang terkumpul mencapai 60 % dan masih ada data yang kosong karena adanya indikator baru.

Menanggapi hal itu, Asisten I Setdakab Kutai Barat, Misran Effendi meminta kepada seluruh Kepala perangkat daerah untuk berkomunikasi dengan bidangnya masing-masing untuk menghimpun data sesegera mungkin mengingat pada tanggal 28 Maret 2020 LPPD sudah harus dikumpulkan.

“Diharapkan kita tidak terlambat, ini nantinya akan direview dulu oleh inspektorat, karena  itu teman-teman pimpinan perangkat daerah dapat segera menindaklanjuti dengan bidang dan subprogramnya,”tuturnya

Dari rapat persiapan tersebut, bagian pemerintah selanjutnya akan menggelar rapat expose setelah melengkapi data-data yang diperlukan selama seminggu mendatang. Kominfo Dos.

Kreatif dan Bijak dalam menggunakan Medsos.

Kreatif dan Bijak dalam menggunakan Medsos.

Bupati Kutai Barat usai buka kegiatan Talk Show ‘Become creative with your instagram’. kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR, Momentum peringatan ke-3 tahun HUT Info Kubar, Media Sosial (Medsos) Info Kubar selenggarakan kegiatan Talk Show “Become creative with your instagram”. Diharapkan dapat menjalankan fungsi dan perannya memberikan edukasi dan informasi yang bermanfaat serta berdampak bagi masyarakat dan pemerintah, di Gedung TP-PKK Kabupaten Kutai Barat. sabtu, 08 Februari 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, sangat mendukung kehadiran Info Kubar sebagai salah satu media sosial yang sudah eksis dimasyarakat, diharapkan seluruh kaum generasi muda, agar melalui media sosial ini dapat mencerdaskan serta memberikan pemahaman informasi yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat.

“Saya harap media semakin cerdas dan dapat ambil bagian dalam membangun Kutai Barat yang semakin baik dan semoga Info Kubar dapat berdampak bagi masyarakat dan pemerintah,” ucapnya

Lebih lanjut Bupati mengungkapkan bahwa media Sosial merupakan salah satu saluran komunikasi dan sarana untuk mengekpresikan ide dan gagasan termasuk ikut mensosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan, mari seluruh generasi muda agar dapat menjaga kebersihan dilingkungannya masing-masing khususnya di Kabupaten Kutai Barat. “Saya ingin anak muda dapat kreatif dan memberi ide yang baik ,” tutupnya, sembari membuka secara resmi Talk Show Info Kubar yang didampingi Assisten I Setdakab Kutai Barat dan para narasumber dari Excotic Kaltim.

Ketua Panitia Info Kubar Fitrah Mayka mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka merayakan ulang tahun info kubar yang ke-3 dengan melaksanakan kegiatan Talk Show “Become creative with your instagram” yang artinya menjadi kreatif untuk instagramnya.

“Akan ada 2 konten yang akan dibahas yaitu bagaimana caranya mengembangkan potensi Pariwisata di Kutai Barat dan kedua bagaimana cara mengolah konten yang kreatif di Instagram, semoga hal ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan bijak dalam menggunakan Medsosnya,” bebernya dalam wawancara pada awak media. Kominfo Lsr.

Mengakomodir Kebutuhan Masyarakat Selenggarakan Konsultasi Publik Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2026.

Mengakomodir Kebutuhan Masyarakat Selenggarakan Konsultasi Publik Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2026.

Sekretaris Daerah Kutai Barat, Buka Konsultasi Publik Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2025.hms10.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka menyerap aspirasi, masukan serta media keterbukaan bagi pemangku kepentingan dari seluruh stakeholder untuk menelaah, menganalisa dan mengkaji dokumen Rancangan Teknokratik RPJM yang telah disusun Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama tim ahli. Badan perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) melakukan rapat Konsultasi Publik Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2026, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat, dengan menghadirkan narasumber dari Bappeda Provinsi Kaltim dan Tenaga Ahli dari Universitas Gajah Mada yang dikuti seluruh Perangkat Daerah, Akademisi, Lembaga Adat, serta LSM di kantor BP3D Kutai Barat. Selasa 04 Februari 2020.

Kepala BP3D Kutai Barat H Achmad Sofyan menjelaskan, tujuan dilakukannya forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan pada Rancangan Teknokratik RPJM, dimana melalui Penyusunan Rancangan Awal RPJMD merupakan penyempurnaan dari Rancangan Teknokratik yang telah disiapkan dan juga sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun visi dan misi calon Bupati dan Wakil Bupati kedepan yang akan dilaksanakan pada tahun 2020.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakan Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, Rapat ini merupakan kelanjutan dan pembaharuan dari tahap pembangunan dibawah kepemimpinan sebelumnya untuk mencapai tujuan pembangunan sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945. RPJMD tersebut diarahkan untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan, khususnya RPJMD Kabupaten Kutai Barat Tahun 2021-2026 kedepan.

Bupati menambahkan, rancangan Teknokratik yang berisi data-data yang menggambarkan kondisi daerah, gambaran keuangan daerah, serta permasalahan dan isu strategis daerah, menjadi bahan pelengkap dalam meramu visi-misi, tujuan, sasaran dan program-program yang akan dilaksanakan lima tahun kedepan.

“Saya selaku Kepala Daerah mengharapkan peran serta dari saudara-saudari sekalian untuk dapat memberikan masukan dan saran-saran perbaikan, maupun ide dan gagasan yang mampu memberikan solusi untuk pemecahan masalah dan isu strategis daerah. Forum konsultasi publik inilah sebagai media agar setiap aspek dari rancangan awal RPJMD nantinya diperoleh masukan, saran penyempurnaan sehingga dokumen ini mampu mengakomodir semua kebutuhan masyarakat dalam jangka waktu lima tahun kedepan,”harap Bupati. (hms10)

Penguatan Kerukunan Dalam Keberagaman Agar Kutai Barat Tetap Aman Dan Kondusif.

Penguatan Kerukunan Dalam Keberagaman Agar Kutai Barat Tetap Aman Dan Kondusif.

(Tiga dari Kanan) Kepala Badan Kesbangpol Kutai Barat, saat menyampaikan laporan kegiatan. Kominfo Fds.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik melaksanakan kegiatan menata kerukunan umat beragama di tengah pluralisme. kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah Kutai Barat didampingi Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Bagian Setdakab Kutai Barat, Plt. Camat Linggang Bigung, Kapospol Linggang Bigung, perwakilan Koramil Kecamatan Linggang Bigung, pendeta, ulama, kepala adat, tokoh masyarakat dan pemuda. di gedung olah raga (GOR) Sport Hall Kampung Linggang Kecamatan Linggang Bigung. Kamis, 6 Januari 2020.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Yacob Tullur mengatakan, kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan dapat membahas isu-isu strategis yang dapat menguatkan kerukunan dan kondusifitas dikehidupan sosial dalam bermasyarakat di Kecamatan Linggang Bigung. Di Kutai Karat tidak lama lagi akan memasuki masa-masa pemilihan kepala daerah (PILKADA) sebagai dasar suksesnya pelaksanaan pilkada tersebut maka kerukunan dan kondusifitas dalam kehidupan sosial bermasyarakat harus terjaga dengan baik.

Perbedaan dalam pilihan adalah hal yang wajar terjadi pada proses pemilihan,  dengan sikap saling menghargai dan menghormati  perbedaan satu sama lain dapat dipastikan pilkada akan aman dan sukses, “penyelenggaraan pilkada merupakan peristiwa yang penting pada suatu daerah untuk menentukan arah pembangunan dimasa yang akan datang,” terangnya.

Kepala Kesbangpol Suwito menguraikan, dasar dari kegiatan menata kerukunan antar umat beragama di tengah Pluralisme adalah undang – undang 23 tahun 2014 dan peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri nomor 8 dan 9 tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama melalui pemberdayaan forum umat beragama dan pendirian rumah ibadah.

kegiatan dimaksud dalam rangka mempererat tali persaudaraan antar suku yang berbeda, adat istiadat dan agama serta penguatan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kutai Barat, untuk mendukung terciptanya kondusifitas dan stabilitas kamtibmas di Kabupaten Kutai Barat.

Dalam kegiatan menata kerukunan umat beragama ditengah pluralisme itu Kesbangpol Kutai Barat menghadirkan narasumber dari Kantor Kementrian Agama Kutai Barat  M. Izzat Solihin dan Pastor Sam Anyeq dari gereja Katolik Center Thomas Aquinas Barong Tongkok. Kominfo Fds.

Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Dinsos Kutai Barat Lakukan Pembinaan Di Dua Lokalisasi.

Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Dinsos Kutai Barat Lakukan Pembinaan Di Dua Lokalisasi.

Dinsos Kutai Barat lakukan pendataan pekerja lokalisasi, di Kecamatan Bongan. kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Sosial Kutai Barat melalui Kepala Seksi Rehabilitas, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, menindaklanjuti laporan masyarakat di 7 lokasi di dua kecamatan, yang terindikasi ada aktivitas perdagangan minuman keras, penyakit menular, kondisi pekerja tempat hiburan malam  dan masalah perizinan tempat usaha dilokalisasi Kecamatan Jempang dan Kecamatan Bongan.  Rabu, 05 februari 2020.

Hasil pantauan tiga lokalisasi wilayah camp baru kampung Muara Tae di Kecamatan Jempang. Kepala Seksi Rehabilitas, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Dinas Sosial Kutai Barat Rudi Hartono, menyimpulkan ditiga lokalisasi tersebut adanya perdagangan dan berkadar minuman beralkohol tinggi dalam jumlah banyak, dan beberapa pekerja di tempat hiburan malam yang terjangkit penyakit menular.

“kita sudah menemukan beberapa hal, yang memang sangat rawan, terutama masalah peredaran minuman beralkohol dengan kadar tinggi dan rawan penyebaran penyakit menular  yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat di Kecamatan Jempang,” tuturnya.

Lebih Lanjut Rodi Hartono menjelaskan, berbeda dengan Kecamatan Jempang, kondisi lokalisasi di Kecamatan Bongan dari sisi peredaran minuman beralkohol masih dalam kadar yang diperbolehkan dan untuk kesehatan para pekerja belum ada yang terindikasi memiliki penyakit menular berdasarkan hasil pemeriksaan rutin dari kesehatan di puskesmas setempat.

“ Jika dibandingkan Kecamatan Bongan  kita anggap aman, memang ada lokalisasi yang menyediakan minuman beralkohol, namun masih berkadar rendah dan para pekerjanya kita anggap masih sehat, sementara di kecamatan Jempang bisa dinyatakan berbahaya,” terangnya.

Melihat kondisi kecamatan Jempang dinyatakan berbahaya, Dinas Sosial akan segera melakasanakan koordinasi dengan instansi terkait yaitu Dinas Kesehatan Kutai Barat untuk melakukan upaya untuk menekan penyebaran penyakit penularan tersebut ada pengecekan kesehatan secara berkala bagi pekerjanya dan kegiatan penertiban.

“Nantinya kita akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan, pihak kecamatan dan beberapa pihak terkait yang berkompeten menangani hal ini, untuk membangun upaya penertiban, pencegahan dan menekan penyebaran penyakit menular tersebut,” ucapnya.

Dari kegiatan  tersebut Dinas Sosial telah mencatat identitas penghuni sebanyak 20 orang yang terdiri dari pemilik tempat dan pekerjanya. kemudian dari keseluruhan lokalisasi yang  didata seperti hiburan malam berupa wisma kaoroke, panti pijat, serta warung kopi atau kafe, rata-rata bermasalah perijinan diantaranya surat ijin usaha yang belum diperpanjang atau mati, tempat usaha yang belum memiliki ijin serta penemuan botol minuman dengan kadar alkohol yang tinggi disalah satu lokalisasi.

Untuk diketahui jumlah lokalisasi di kecamatan jempang mencapai 5 lokalisasi, sedangkan di kecamatan bongan berjumlah 4 lokalisasi yang semula berjumlah 6 lokalisasi. Kominfo Dos.

Satpol PP Kutai Barat Gelar Pembinaan dan Pendataan Lokalisasi Di Kecamatan Jempang.

Satpol PP Kutai Barat Gelar Pembinaan dan Pendataan Lokalisasi Di Kecamatan Jempang.

Satpol PP Kutai Barat lakukan pendataan dan kelengkapan ijin  salah satu lokalisasi di Kecamatan Jempang. kominfo dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Kutai Barat dengan personil sebanyak 21 orang melakukan pembinaan dan pendataan para pekerja lokalisasi yang berada di Kawasan Camp Baru Kampung Muara Tae Kecamatan Jempang Kutai Barat. Rabu 05 februari 2020.

Ditiga lokalisasi yang ditinjau Satpol PP bersama dengan Dinas Sosial  pada kegiatan pembinaan dan pendataan pekerja lokalisasi, mendapati tumpukan botol kosong bekas minuman berkadar alkohol tinggi dalam jumlah yang banyak dari salah  satu lokalisasi.

Menanggapi hal itu, Kabid Trantibum Dan Penegak Perda, Mikael Dodik menyampaikan dengan ditemukannya botol kosong miras dalam jumlah banyak, lokalisasi tersebut wajib memiliki kelengkapan surat ijin dalam memperdagangkannya dan kelengkapan surat ijin untuk usahanya.

“Banyaknya botol miras, maka kita menanyakan ijin, baik ijin tempat usaha dan ijin produk mirasnya apakah sudah sesuai aturan, ternyata pemilik tempat tidak dapat menunjukannya, maka kami berkesimpulan bahwa sebaiknya tempat ini harus ditertipkan,”ucapnya.

Dengan data dan informasi tersebut terutama penemuan jumlah botol miras banyak dan pekerja lokalisasi. Maka akan segera melaporkan hasil temuan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang ada. “Hasil pembinaan dan pendataan hari ini akan disampaikan kepada tim terpadu kabupaten terkait perdagangan minuman beralkohol supaya dapat ditindaklanjuti,” terangnya.

Selain penemuan miras dalam kegiatan tersebut, Satpol PP juga melakukan pendataan kelengkapan ijin usaha yang masa berlakunya telah berakhir serta beberapa  pekerja yang tidak memiliki keterangan domilisi atau KTP.

Menurut Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Robertus Hengky mengatakan, pendataan dan pembinaan di lokalisasi dalam rangka menciptakan kondisi di Kutai Barat yang nyaman dan tertib terutama dalam menegakkan perda. Diantaranya mengajurkan para pemilik usaha untuk membuat dan memperpanjang surat ijin usahanya, juga bagi para pekerja dianjurkan harus memiliki surat keterangan domisili atau KTP.

“ Dari segi perijinan kebanyakan mati (tidak berlaku), untuk ijin perdagangan miras juga mati, dari kami memberikan toleransi sampai bulan Mei, apabila tidak mengindahkan maka tempat usahanya akan ditertipkan,”pungkasnya.

Selain persoalan perijinan hingga administrasi kependudukan, beberapa pekerja dilokalisasi tidak rutin mengecek kesehatan berkala sehingga dikhawatirkan berpotensi terkena penyakit menular. kominfo Dos.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id