Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Ormas/LSM Dengan Tema Peran Ormas Dalam Memperkuat Demokrasi Di Indonesia

Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Ormas/LSM Dengan Tema Peran Ormas Dalam Memperkuat Demokrasi Di Indonesia

Pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Ormas/LSM Dengan Tema Peran Ormas Dalam Memperkuat Demokrasi Di Indonesia. Foto : Ester (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Barat mengadakan Sosialisasi peraturan perundang-undangan Ormas/LSM dengan tema “Peran Ormas dalam memperkuat Demokrasi di Indonesia” Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Barong Tongkok. Kamis (21/07/2022).

Kegiatan sosialisasi ini diadakan sesuai dengan UU Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang –Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 56 tahun 2017 Tentang Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Dalam laporan yang di sampaikan oleh Kepala Bidang Politik dalam negeri dan ormas Bakesbangpol Simon mengatakan “Maksud dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk Pengelolaan Ormas secara terkoordinasi dan berkesinambungan di kabupaten Kutai Barat dan Tujuan dilaksanakan Kegiatan ini adalah untuk menjaga keutuhan dan Kedaulatan NKRI serta meningkatkan Ormas yang maju dan akuntabel,” jelasnya.

Sebagaimana kita ketahui pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu mendorong dan meneguhkan peran ormas/LSM dalam keseharian masyarakat dan merupakan bagian yang tak  terpisahkan dari jati diri bangsa yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia semenjak berdirinya.

Pemerintah daerah dan kita semua berkewajiban untuk saling menjaga dan memelihara stabilitas di kabupaten Kutai Barat yang aman, tentram, tertib serta bermoral dan beretika sebagai aspek penting dalam mendukung kelancaran roda pemerintahan, pembangunan dan melakukan pembinaan dan pengawasan kepada  organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Kutai Karat yang sama-sama kita cintai.

menyikapi kondisi yang sedang terjadi di negara kita saat ini, berhadapan dengan banyak tantangan untuk itu peran ormas sangatlah penting, dimana “ peran ormas dalam memperkuat demokrasi di indonesia” sebagai sarana komunikasi untuk memperkuat hubungan ormas/LSM dengan pemerintah.

Peran strategis ormas/LSM sebagai mitra pemerintah melalui pembangunan di daerah penyelenggara pelaksanaan kebijakan pemerintah dibidang politik dimana peran ormas/LSM dalam memperkuat demokrasi di indonesia dan disamping dapat menciptakan suasana yang kondusif juga harus mengontrol komunikasi yang ada dalam masing-masing golongan ormas sehingga tidak menimbulkan konflik.

Dalam sambutan Kepala Badan Kesbangpol yang dibacakan oleh Sekretaris Kesbangpol Isak Pongsamma mengatakan “aspek penguatan ormas/LSM menjadi tanggungjawab kita semua, baik pemerintah, pemuka ormas dan seluruah komponen masyarakat untuk mewujudkan dan selalu mendukungnya, dengan demikian kita dalam kehidupan bermasyarakat akan merasa aman dan nyaman” uangkapnya

Lebih lanjut Isak Pongsamma menyampaikan bahwa “pelaksanaan sosialisasi peraturan perundang-undangan ormas/LSM sangatlah penting dalam mencegah terjadi perpecahan, oleh sebab itu peran ormas/LSM dan seluruh tokoh-tokoh ormas/LSM sangat strategis dalam menyejukkan suasana dalam membentuk opini positif di masyarakat. dengan demikian akan tercipta interaksi positif terhadap masyarakat dalam hidup berdampingan yang rukun, damai, dan sejahtera.” Pungkasnya

Hadir dalam kegiatan sosialisasi, Sekcam Barong Tongkok Meli, Dandim 0912 Kutai Barat, Kasi Analis Kebijakan Ahli Muda bidang Organisasi Kemasyarakatan povinsi Kalimantan Timur Sutrisno (Narasumber), Kasat Binmas Abdul Tolip (Narasumber), Ketua KPUD Kutai Barat Arkadius Hanye (Narasumber).

Dari 31 ormas yang terdaftar ada 14 Ormas yang hadir dalam kegiatan yaitu LAD, Perdayak, Rumpun Asa, Ikentim, KNPI, STB, Gepak, Kawanua, Aman, TBBR, YTPS, Benteng Kubar, Habama dan Laskar Merah Putih.

 

Penulis : Ester.    Editor : Emanuel

Sosialisasi Dan Promosi Program Studi S2 dan S3 Ilmu Adminiatrasi Publik DMKP Fisipol Unifersitas Gajah Mada

Sosialisasi Dan Promosi Program Studi S2 dan S3 Ilmu Adminiatrasi Publik DMKP Fisipol Unifersitas Gajah Mada

Sosialisasi Dan Promosi Program Studi S2 dan S3 Ilmu Adminiatrasi Publik DMKP Fisipol Unifersitas Gajah Mada. Foto : Ester (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pascasarjana Universitas Gajah Mada (UGM) melaksanakan Sosialisasi dan Promosi Program Studi S2 dan S3 Ilmu Administrasi Publik DMKP Fisipol Magiater Administrasi Publik (MAP) ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Tujuan sosialisasi adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan, mengubah cara pandang dan pola berpikir serta meningkatkan kemampuan analisa dan penerapan metode serta teknik para ASN di daerah dalam  menyusun dan menangani isu-isu di bidang perencanaan pembangunan melalui program S2 dan S3.

Kegiatan sosialisasi dan promosi dilaksanakan pada hari Rabu, 19 Juli 2022 di Ruang Diklat Lantai 2 BP3D Kabupaten Kutai Barat. Peserta yang hadir berjumlah 25 peserta masing-masing perwakilan dari setiap OPD yang ada di Kutai Barat. Kegiatan ini bagian dari tindak lanjut nota kesepakatan antara Pemda Kabupaten Kutai Barat dengan Univeraitas Gajah Mada.

Dr. Supia Yuliana, S.Si., MM selaku koordinator dari Universitas Gajah Mada memperkenalkan sedikit profil MAP Fisipol UGM. “Magister Administrasi Publik (MAP) Fisipol UGM berdiri tahun 1993, di desain untuk mendidik para manajer sektor publik dan analis kebijakan agar mampu mengambil keputusan-keputusan publik dalam merespon perubahan yang terjadi di masyarakat. Program studi MAP berada di bawah Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) Fisipol UGM. MAP Fisipol UGM juga telah terakreditasi BAN PT dengan Predikat “A”. Paparnya.

Lebih lanjut Supia menjelaskan visi dan misi dari UGM. “Prodi S2 MAP Fisipol UGM memiliki Visi Menjadi institusi unggul dan terkemuka (Center of excellent) di dalam pengembangan pimpinan yang berkarakter, dan Misi Mengembangkan pemimpin yang memahami dan peka terhadap konteks menuju masyarakat berkelanjutan, mengembangkan keahlian multidisiplin berbasis kajian yang mendalam dan berkontribusi pada penyelesaian masalah publik melalui kolaborasi.” Uangkapnya

“Program Pendidikan baik S2 master/magister dan S3 doktor adalah jenjang pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kemampuan melakukan analisis serta pemecahan masalah-masalah strategis isu-isu perencanaan pembangunan.” Pungkasnya

Penulis : Ester.     Editor : Emanuel

 

Penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama (MOU) Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dengan Universitas Kutai Kartanegara.

Penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama (MOU) Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dengan Universitas Kutai Kartanegara.

Bupati Kutai Barat FX Yapan menandatangai Naskah Kesepakatan Bersama (MOU) Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dengan Universitas Kutai Kartanegara. Foto : Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR- SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melaksanakan penandatanganan naskah kesepakatan bersama / memorandum of understanding (MOU) dengan universitas Kutai Kartanegara. Acara ini dihadiri oleh Bupati Kutai Barat FX. Yapan, Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan, Rektor Universitas Kutai Kartanegara  Ince Raden serta perwakilan OPD terkait. kegiatan ini berlangsung  di Balai Agung Aji Tullur Jejangkat. Rabu (20/07/2022).

Dalam sambutannya Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan agenda hari ini merupakan tindak lanjut komitmen Pemerintah Kutai Barat dan Unikarta terkait upaya  Pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang Tridarma Perguruan Tinggi yaitu  Pendidikan/Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan didasari oleh aturan yang berlaku, yang mana Nota Kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu 5 tahun kedepan semenjak kesepakatan ini ditandatangani oleh pihak Pemerintah dengan Universitas Kutai Kartanegara.

“Kiranya dengan keberlangsungan dan pembaharuan komitmen melalui MoU ini maka bersama kita membangun daerah kita melalui jenjang pendidikan yang akan ditempuh untuk Kutai Barat yang semakin Adil, Mandiri, Sejahtera berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.” Jelasnya

Terkait sosialisasi tentang Unikarta dan didengarkan langsung oleh para Kepala Sekolah, kiranya nantinya setiap informasi yang diperoleh  di dengarkan dengan seksama dan diteruskan ke sekolah menengah atas yang ada di Kutai Barat. Sehingga kedepannya Unikarta juga dapat menjadi salah satu Kampus pilihan untuk anak didik di Kutai Barat meneruskan pendidikannya. Pungkasnya

Pada kesempatannya Rektor Universitas Kutai kartanegara  Ince Raden mengatakan bahwa hari ini kami hadir dalam rangka melaksanakan penandatanganan MOU antara Universitas Kutai Kartanegara dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat serta akan melaksanakan sosialisasi mengenai pendidikan dan akademik yang ada di Universitas Kutai Kartanegara. Saat ini Universitas Kutai Kartanegara  sudah berumur 38 Tahun dan memiliki 11 porgram Studi.

Tujuan dari kesepakatan ini adalah membentuk kerja sama dengan prisip yang saling menguntungkan dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan potensi sumber daya yang ada dan semoga tahun-tahun yang akan datang ada banyak mahasiswa dari Kabupaten Kutai Barat memilih untuk berkuliah di Universitas Kutai Kartanegara.

Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui DD, Distan Kutai Barat Dorong Penguatan Sektor Pertanian,

Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui DD, Distan Kutai Barat Dorong Penguatan Sektor Pertanian,

Distan Kabupaten Kutai Barat melaksanakan panen jagung pipil perdana  bersama masyarakat kampung Jontai . Foto : Lilis (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Usai melaksanakan panen jagung pipil perdana pada minggu lalu, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kutai Barat akan terus mendorong pemerintah kampung agar bisa menguatkan sektor pertanian. Dimana penguatan sektor pertanian ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan pengelolaan Dana Desa (DD) yang diterima oleh masing-masing kampung.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Distan Kutai Barat Petrus mengatakan yang mana panen jagung yang telah dilaksanakan di Kampung Jontai pada minggu lalu tersebut merupakan program ketahanan pangan dari anggaran DD sebanyak 20 persen milik Kampung Jontai.

“Hal ini tentunya sangat kami apresiasi, serta diharapkan hal ini mampu menjadi pendorong penguatan sektor pangan di Kutai Barat. Khususnya juga diharapkan seluruh kampung dapat menguatkan sektor pertaniannya,” ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa Kampung Jontai memiliki potensi pertanian yang bagus. Dengan memiliki lahan untuk pertanian sekitar 4 hektar yang sudah dijalankan sekarang. Dapat menghasilkan panen dengan kisaran sebesar 6-7 ton per hektar.

“Apalagi untuk bidang pertanian di Kampung Jontai ini dianggarkan sekitar Rp 180 juta dari DD. Tentunya ini juga kedepannya berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat dalam bidang pangan,” tambahnya, selasa 19 Juli 2022.

Dengan keberhasilan memanfaatkan lahan yang ada oleh para petani ini dikatakannya pula merupakan sebuah prestasi yang membanggakan.

” Dan berharap ini dapat menjadi percontohan dan dapat memotivasi petani yang lainnya untuk terus giat melakukan pengembangan pertanian. Untuk mensukseskan keberlanjutan program ketahanan pangan terutamanya dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat yang ada di Kutai Barat,”pungkas Kadistan pada awak media.

Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten  Kutai Barat

Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kutai Barat

Rakor Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten  Kutai Barat yang turut dihadiri oleh perwakilan Balitbangda Provinsi Kaltim. Foto : Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi aksi konvergensi Tim percepatan penurunan stunting (TPPS) Kutai Barat  kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan dan dihadiri oleh perwakilan Balitbangda Provinsi Kalimantan Timur Iskandar Munir, Kepala Bappeda Ahmad Sofyan, Kepala Dinas kesehatan Ritawati Sinaga dan peserta perwakilan OPD dilingkungan Kabupaten Kutai Barat. kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bappeda dan Litbang. Senin 18/07/2022

Dalam sambutannya Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan menyampaikan pada saat ini angka stunting di Kutai Barat perlu diturunkan karena saat ini mencapai 15% dan diharapkan bisa menjadi 12% pada tahun 2024 dan  untuk itulah bagaimana kita menyusun perencanaan baik itu kegiatannya, penganggarannya  kemudian pengawasan serta pengendalian agar semua kegiatan yang ada dapat tepat mengarah ke penurunan angka stunting karena hal ini tidak bisa dikerjakan oleh satu OPD saja tapi harus bersama sama kita memusatkan kegiatan.

Beberapa objek yang harus kita jadikan focus adalah ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak-anak usia paud dan yang perlu perbaikan adalah gizi, ini perlu menjadi perhatian kita bersama agar kita dapat mendapatkan hasil yang bisa menurunkan angka stunting, perlu tindakan menyeluruh ke tingkat kampung, RT dan keluarga. saya apresiasi kegiatan ibu-ibu di kampung  dalam melaksanakan penimbangan anak dan ibu  yang didampingi oleh tenaga OPD terkait dari Kabupaten atau kecamatan sehingga bisa menurunkan angka stunting. pungkasnya.

Pada kesempatannya Ahmad Sofyan mengatakan dasar acara ini adalah adanya peraturan Presiden no 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, target penurunan stunting secara nasional tahun 2024 adalah sebesar 8 %, masih lemahnya evaluasi dalam hal pelaksanaan rapat-rapat kompetensi dan lambatnya pengisian hasil kompetensi oleh OPD terkait yang harus dilaksanakan oleh Kabupaten Kutai Barat sebagai system pencatatan laporan daerah.

Tujuan pertemuan ini adalah untuk menguatkan sinergi dan kepedulian tim percepatan penurunan stunting dalam rangka koordinasi dan evaluasi terhadap stunting kompetensi yang dilaksanakan oleh OPD terkait baik secara serentak  terprogram maupun lintas sektor, sejumlah 50 orang menjadi undangan dalam kegiatan ini dan 7 orang menjadi operator aplikasi kompetensi. Semoga dengan adanya kegiatan ini semakin memupuk serta menguatkan semangat sebagai tim penurunan stunting sehingga bisa menurunkan stunting di Kabupaten Kutai Barat sehingga bisa menghasilkan generasi muda yang sehat jasmani  dan rohani serta bisa bermanfaat bagi masyarakat. Jelasnya.

Penulis : Andreas.    Editor : Emanuel

Pentas Seni “Pesaukng Besiq Apeekng Pesalaakng Pelaakng Mahing”

Pentas Seni “Pesaukng Besiq Apeekng Pesalaakng Pelaakng Mahing”

Pelaksanaan Pentas Seni “Pesaukng Besiq Apeekng Pesalaakng Pelaakng Mahing” Karya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat. Foto : Aryo (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Seni dan budaya dalam wujud tari, lagu, hasil kerajinan merupakan ilustrasi akan nilai kehidupan yang sarat makna, bahkan menjadi kebanggaan kita bangsa Indonesia. Melalui kearifan lokal yang terpelihara dan terjaga keasriannya, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengadakan Pentas Seni “Pesaukng Besiq Apeekng Pesalaakng Pelaakng Mahing,” Acara Pentas Seni yang merupakan salah satu kegiatan promosi dan informasi yang nantinya karya tersebut akan di daftarkan ke Pemerintah Pusat melalui lagu dan tarian daerah Kabupaten Kubar bertempat di Alun-alun Itho Minggu (17/07/22).

Kepala Disdikbud Kutai Barat Silvanus Ngampun mengatakan ”kegiatan ini dapat terus dilaksanakan guna memotivasi masyarakat untuk lebih mencintai seni dan budaya khas daerah Kubar, agar lebih dikenal dimata dunia melalui kearifan lokal yang terpelihara dan terjaga kelestarianya.

“Pesaukng Besiq Apeekng Pesalaakng Pelaakng Mahing, merupakan karya seni warisan budaya yang sudah lama dilupakan dan saat ini dihidupkan kembali  keberadaannya karena  ini merupakan aset budaya yang sangat penting yang harus kita lestarikan,” ungkap kadis Pendidikan dan Kebudayaan dalam sambutannya.

kegiatan pelestarian ini memberikan pesan yang cukup mendalam sebagai penerus budaya Kubar. Dimana dapat menumbuhkan rasa bangga akan kekayaan seni budaya yang telah diwariskan nenek moyang kita serta memiliki kesadaran untuk turut melestarikannya. Kepada seluruh pelaku seni dan budaya agar terus menggiatkan serta melakukan kaderisasi kaum muda yang berbudaya dan berbakat.

Dimana kegiatan ini juga sekaligus persiapan menujunya IKN yang akan datang maka diharapkan Kutai Barat melalui seni budaya ini dapat dijadikan Destinasi wisata, meningkatkan jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” pungkasnya.

Pada malam  Pentas Seni tersebut dibuka secara langsung Kepada Dinas Pendidikan, dihadiri Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Pendidikan, Kepala Bidang IKP Diskominfo Kubar, Para penari dan pemusik dari Disdikbud Kutai Barat, Sanggar Seni Papat Puti, Para Penari dari TBS dan beberapa sanggar seni lainya yang ikut memeriahkan acara tersebut.

Penulis : Reynaldi.     Editor : Emanuel. 

Paripurna Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS RAPBD Tahun Anggaran 2023

Paripurna Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS RAPBD Tahun Anggaran 2023

Bupati Kutai Barat FX Yapan  dan wakil Bupati H. Ediyanto Arkan saat hadir pada Paripurna Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS RAPBD Tahun Anggaran 2023. Foto : Lilis (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR.  Rapat Paripurna dengan Agenda Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2023 oleh Bupati Kutai Barat FX Yapan, di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kutai Barat, Senin (18/7/2022).

Dalam paripurna tersebut, Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan bahwa dalam rancangan KUA dan rancangan PPAS tahun anggaran 2023, pemerintah Kabupaten Kutai Barat merencanakan pendapatan daerah sebesar Rp 2,11 Triliun.

“Pendapatan sebanyak sebesar Rp 2,11 triliun ini terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 126,95 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp 1,96 triliun dan pendapatan daerah lainnya yang sah sebesar Rp27,27 miliar,” ungkapnya dimimbar dalam sambutan.

Sementara anggaran belanja meliputi belanja operasi Rp 1,43 triliun, belanja modal Rp 350 miliar, belanja tidak terduga Rp 115 miliar dan belanja transfer Rp 206,53 miliar.

Bupati menjelaskan, bahwa penyusunan rancangan KUA dan rancangan PPAS tersebut untuk mencapai empat prioritas pembangunan Pemerintah Daerah tahun 2021-2026 yaitu peningkatan pemberdayaan SDM yang berkualitas, sehat berpendidikan dan mampu secara ekonomi. Dan peningkatan infrastruktur dasar yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Kemudian, peningkatan sektor-sektor unggulan dan potensial dan pemantapan kinerja aparatur dan birokrasi.

“Demikianlah nota pengantar penjelasan pemerintah terkait KUA dan PPAS, selanjutnya kami serahkan ke DPRD untuk diteliti dan dibahas lebih lanjut kemudian dapat disepakati dan ditetapkan dalam nota kesepakatan antara Pemda dan DPRD Kutai Barat,” pungkasnya dimana dilanjutkan dengan penyerahan nota pengantar penjelasan rancangan KUA dan PPAS ke DPRD Kutai Barat yang mana didampingi pula oleh Wakil Bupati Kutai Barat Ediyanto Arkan  dan dihadiri  dari seluruh Forkopimda dan Polres Kutai Barat serta Kodim 0912/KBR.

Penulis : Lilis.    Editor : Emanuel

Kemenang Kutai Barat Gelar Shalat Gaib Di Masjid Al-Muttaqin Islamic Center

Kemenang Kutai Barat Gelar Shalat Gaib Di Masjid Al-Muttaqin Islamic Center

Kemenang Kutai Barat Gelar Shalat Gaib Di Masjid Al-Muttaqin Islamic Center di Kecamatan Melak. Foto : Lilis (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Barat menggelar Shalat Gaib di Masjid Al-Muttaqin Islamic Center di Kecamatan Melak, dalam rangka mendoakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Masrawan, M.Ag dan keluarganya yang wafat setelah mengalami insiden kecelakaan lalu lintas di jalan poros Trans Kalimantan tepatnya di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah pada Minggu pagi kemarin.

Kepala Kemenang Kubar, H. Muhammad Syahrir mengatakan bahwa Sholat gaib ini diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan, termasuk diantaranya dari kalangan pelajar SMA dan SMP. Dan selain melakukan shalat goib, juga akan dilakukan tahlilan yang mana kegiatan tahlilan ini dilaksanakan diseluruh Indonesia melalui tiap-tiap Kemenag.

” Hari ini kami melakukan shalat gaib sekaligus tahlil di Masjid Al-Muttaqin Islamic Center di Kecamatan Melak. Kita mendoakan beliau (H. Masrawan dan keluarganya) supaya husnul khatimah, beliau sendiri, kemudian anaknya, istrinya, cucunya kemudian mertuanya yang 6 orang itu,” katanya saat diwawancarai, Senin (18/07/2022).

Kemenag menceritakan bahwa almarhum semasa hidupnya merupakan sosok yang sangat sederhana dan menjunjung tinggi toleransi umat beragama serta memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan saling menghargai.

“Beliau ke sini (Kubar) dulu tanggal 2 Mei dalam rangka pembinaan kepegawaian. Beliau memiliki Jiwa kepemimpinan hingga konsep kepemimpinan yang dimiliki Almarhum H. Masrawan masih sangat melekat ditiap-tiap Kemenag khususnya di Kaltim hingga kini. Terutamanya adalah konsep kepemimpinan STMJ,” kenangnya.

Dimana STMJ tersebut merupakan singkatan dari kata Setia, Taat, Mandiri dan Jujur.

“Beliau ini punya konsep kepemimpinan yaitu namanya STMJ. STMJ itu kan kalau untuk minuman ada susu, telur, madu dan jahe. Nah beliau terjemahkan dalam bahasa kepemimpinan itu S-nya setia, T-nya taat, M-nya mandiri dan J-nya jujur,” jelasnya.

Diterangkannya lebih lanjut bahwa Konsep stmj ini sering sampaikan kepada bawahannya agar digunakan dalam mengelola organisasi Kementerian Agama.

“Ungkap beliau apabila memakai konsep stmj maka Insha Allah pengelolaan organisasi akan berjalan baik,” pungkasnya mengisahkan konsep Kakanwil Kemenag Kaltim.

Penulis : Lilis.     Editor : Emanul

Dharmayukti Karini Cabang Pengadilan Negeri Kutai Barat Serahkan Bantuan Beasiswa Tahun 2022 Dalam Rangka Perduli Akan Pendidikan.

Dharmayukti Karini Cabang Pengadilan Negeri Kutai Barat Serahkan Bantuan Beasiswa Tahun 2022 Dalam Rangka Perduli Akan Pendidikan.

Dharmayukti Karini  menyerahkan beasiswa pada  delapan (8) orang penerima BDBS tahun 2022. Foto : Lilis (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR. Dalam rangka membantu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk lebih berkualitas. Organisasi wanita peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia (RI), Dharmayukti Karini cabang Pengadilan Negeri Kabupaten Kutai Barat menjalankan program tahunan dari pusat. Dengan menyerahkan bantuan dana beasiswa (BDBS) bagi warga peradilan cabang Pengadilan Negeri Kutai Barat dan Pengadilan Agama Sendawar.

“Ini adalah program tahunan dari Dharmayukti Karini pusat yang dilaksanakan di setiap cabang di daerah. Tujuannya untuk membantu meringankan biaya pendidikan dan menciptakan generasi yang berkualitas,” kata ketua panitia pelaksana kegiatan, Rahma.

Diterangkannya bahwa untuk penerima BDBS tahun 2022 ini berjumlah delapan (8) orang. Terutamanya bagi pegawai golongan II kebawah maupun anak dari pegawai yang bekerja di Pengadilan Negeri Kutai Barat dan Pengadilan Agama Sendawar yang bersekolah di jenjang SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi.

“Penerimanya khusus bagi pegawai dengan pangkat golongan II kebawah. Untuk jumlah penerima tahun ini dan tahun sebelumnya sama yakni 8 orang. Kami mengusahakan untuk menaikkan grafik setiap tahunnya dalam hal anggaran maupun jumlah orang yang menerima. Tetapi karena dilihat dari anggaran yang tersedia di tahun ini, jadi kami hanya menyamakan penerima di tahun lalu tetapi besaran dana beasiswa kami naikkan,” jelasnya.

Ditambahkan pula oleh Ketua Pengadilan Negeri Kutai Barat, Henu Sistha Aditya selaku pelindung Dharmayukti Karini cabang Kutai Barat yang hadir dalam penyerahan beasiswa tersebut. Bahwa program yang dilaksanakan Dharmayukti Karini ini bisa memberikan motivasi dalam pendidikan. Serta sangat diharapkan bisa membentuk SDM yang unggul.

“Melalui program kegiatan ini harapan kita adalah dapat menciptakan generasi emas yang memiliki kualitas dan unggul. Dalam upaya membantu mewujudkan pembangunan yang lebih baik kedepannya, terutamanya di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” tandasnya, sabtu (16/07/2022).

Untuk diketahui, Dharmayukti Karini merupakan organisasi wanita peradilan yang beranggotakan dari para hakim wanita, istri para hakim, istri para pejabat struktural/fungsional, para karyawati dan istri para karyawan di lingkungan Mahkamah Agung RI.

 

Penulis : Lilis.     Editor : Emanuel

Kampung Sentalar Berkembang, DPMK Harapkan Kampung Tertinggal Lainnya Dapat Ikut Berkembang

Kampung Sentalar Berkembang, DPMK Harapkan Kampung Tertinggal Lainnya Dapat Ikut Berkembang

Kabid Pemerintahan Kampung DPMK Kutai Barat Sepinus saat ditemui media menjelaskan tentang status kampung di Kutai Barat. Foto : Lilis (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR.  Sempat menjadi kampung sangat tertinggal, Kampung Sentalar naik status menjadi kampung berkembang setelah mendapat kucuran Dana Desa (DD) yang diterima setiap tahun dan dikelola dengan baik. Dan ternyata memang cukup berdampak kepada tiap kampung itu sendiri yang bisa dilihat dengan pesatnya perkembangan kampung. Seperti yang dialami oleh Kampung Sentalar, Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat.

Dijelaskan oleh Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kutai Barat, Sepinus bahwa dalam kurun waktu dua tahun terakhir, kampung yang memang aksesnya cukup sulit dijangkau ini sempat menyandang status desa/kampung sangat tertinggal. Namun pada tahun 2022 ini, status Kampung Sentalar kini sudah berubah menjadi kampung berkembang.

“Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022 dari Kementerian Desa. Status Kampung Sentalar ini sudah menjadi status kampung berkembang. Kita sangat bersyukur pemerintah kampungnya sudah cukup berupaya dalam memajukan kampung,” ungkapnya, Jumat, (15/07/2022) .

Dan diharapkannyanya pula bahwa meningkatnya status kampung ini bisa diikuti oleh kampung-kampung lainnya di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Apalagi berdasarkan data IDM tahun 2022, masih ada 6 kampung yang statusnya sebagai kampung tertinggal.

“Walaupun ditahun ini sudah tidak ada kampung yang statusnya sangat tertinggal. Namun masih ada 6 kampung yang menyandang status kampung tertinggal. Kita berharap tahun depan tidak ada lagi status kampung tertinggal,” harapnya.

Adapun untuk status 190 kampung di Bumi Tanaa Purai Ngeriman ini berdasarkan IDM tahun 2022. Terdiri dari 32 kampung mandiri, 75 kampung maju, 77 kampung berkembang dan 6 kampung tertinggal. Dimana untuk kampung tertinggal ini diantaranya adalah Kampung Gerunggung, Deraya, Lemper dan Tanjung Soke di Kecamatan Bongan. Serta Kampung Anan Jaya dan Jelmu Sibak di Kecamatan Bentian Besar.

Penulis : Lilis.   Editor : Emanuel

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id