Tumbuhkan Minat Mengkonsumsi Pangan Lokal Yang Bergizi Tinggi, PKK Kabupatan Kutai Barat Selenggarakan Festival  B2SA. Rabu, (31/07/2019)

Tumbuhkan Minat Mengkonsumsi Pangan Lokal Yang Bergizi Tinggi, PKK Kabupatan Kutai Barat Selenggarakan Festival B2SA. Rabu, (31/07/2019)

Bupati Kutai Barat bersama Sekertaris Daerah Kutai Barat, meninjau Festival Pangan Lokal 2019 Kader PKK. KominfoDns.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR Tingkatkan minat konsumsi Pangan Lokal PKK Kabupaten Kutai Barat menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), dalam rangka mengkampanyekan kepada  masyarakat pentingnya mengkonsumsi pangan bergizi dan ekonomis, dan melalui Festival ini, masyarakat dan kader PKK dapat menciptakan menu-menu lokal yang lebih inovatif dan beragam dengan mempertimbangkan kecukupan gizinya dapat terpenuhi, diikuti 15 perwakilan TIM PKK Kecamatan sebagai peserta, sementara TIM Juri dari Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat FX. Yapan menyampaikan “agar tim Penggerak PKK mulai dari tingkat kampung hingga kabupaten, dapat menyelenggarkan Festival B2SA, kedepannya lebih meriah dengan menu yang disajikan lebih bervariasi pula,” Harap Bupati

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu Yapan mengingatkan, kepada Para Ketua TIM penggerak PKK Kecamatan agar dapat mengimplementasikan ilmu yang diterima difestival ini kepada masyarakat diwilayahnya masing-masing.

Pada Festival ini Kecamatan Siluq Ngurai Tampil Sebagai Juara Pertama, disusul Kecamatan Long Iram sebagai Juara Kedua, dan Kecamatan Melak memperoleh Juara Ketiga.

Tri Mulyono selaku ketua panitia kegiatan mengatakan tujuan dilaksanakan sejalan dengan program germas menyukseskan gemar makan pangan local B2SA, dan juga untuk meningkatkan kreasi dan inovasi masyarakat khususnya para kader PKK Kutai Barat dalam menciptakan kuliner khas daerah yang bernilai komersial. KominfoDns.

Usia Anak Masuk SD/MI Minimal 6 Tahun

Usia Anak Masuk SD/MI Minimal 6 Tahun

Yacobus Yamon, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat.Wartakubar.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Untuk calon peserta didik usia paling rendah 6 tahun terhitung tanggal I Juli ditahun berjalan bisa diterima masuk SD. Bila kurang dari enam tahun  harus ada persyaratan khusus, apabila anak itu memiliki kecerdasan ataupun bakat istimewa, dan juga siap secara phisikis, kemudian mendapatkan rekomendasi dari phsycolog yang memiliki lisensi khusus untuk memeriksa anak tersebut yang dapat memastikan anak mampu melanjutkan pendidikan ditingkat sekolah dasar.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat Yacobus Yamon mengatakan, usia anak saat memasuki Tahun Ajaran Baru 20I9 – 2020 untuk jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidayah diupayakan usia anak yang amanlah yaitu antara 6 tahun atau 7 tahun untuk memasuki jenjang sekolah dasar,” ujarnya,”

“Diakuinya sejauh ini memang ada  keinginan orang tua anak  maunya cepat masuk sekolah dasar, padahal telah ditetapkan usia anak itu, telah melalui tahapan penelitian.  Jika dipaksakan usia anak dibawah 6 tahun masuk SD maka dikhawatirkan ada fase nanti anak merasa jenuh bahkan lebih parah tidak mau sekolah lagi karena merasakan bosan,” Yamon menambahkan.

“Kepada orang tua yang anaknya masuk SD tahun ini, Agar disesuaikan dengan usia anak yang telah ditentukan yaitu 6 atau 7 tahun, ini demi kebaikan anak, hal ini juga sudah jelas dituangkan dalam Permendikbud No.5I Tahun 20I8 Tentang Penerimaan Peserta Didik,” tandasnya.Hendri.wartakubar.kominfo

Pemerintah Kutai Barat Upayakan Penambahan Jam Operasional PLN Di Siluq Ngurai Dan Bentian Besar

Pemerintah Kutai Barat Upayakan Penambahan Jam Operasional PLN Di Siluq Ngurai Dan Bentian Besar

Kantor PLN Rayon Melak.Hendri.Wartakubar.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR SENDAWAR – Masyarakat Kecamatan Siluq Ngurai terus berharap agar listrik PT PLN dapat menambah jam operasional, yaitu dari 6 jam menjadi I2 jam,  keputusan untuk menambah jam operasional PLN di Kecamatan Siluq Nurai itu adalah keputusan PT PLN Sistem Samarinda dan PT PLN Kaltimtara,  sementara PT PLN Rayon Melak hanya bagian operasi dan pemerliharaannya.

Menanggapi hal tersebut, Manager PT PLN Rayon Melak Agus Soleh mengatakan, Pemerintah Kutai Barat telah melakukan koordinasi dengan PLN Sistem Samarinda, yakni persiapan penambahan jam operasional listrik PLN di Kecamatan Siluq Ngurai yang masuk dalam wilayah kerja PT PLN Rayon Melak, sedangkan untuk Kecamatan Penyinggahan, Bongan, dan Jempang, masuk dalam wilayah kerja PT PLN Kota Bangun, Kutai Kartanegara.

“Untuk PLN di Siluq Ngurai saat itu memang sudah diperhitungkan persiapannya untuk dapat menyala dari 6 jam menjadi I2 jam, dari segi bahan bakar sudah dipersiapkan, karena melalui proses sampai ke PLN Pusat, termasuk penambahan pegawai tenaga kerjanya,” terang Agus Soleh.

“Apabila ada perintah dari manajemen untuk perubahan pola I2 jam atau 24 jam, maka akan segera menyesuaikan pola operasinya, penanganan dan pelayanannya terhadap pelanggan harus ditambahkan, kepastian dimulai penambahan jam operasional PT PLN di Kecamatan Siluq Ngurai, pihaknya masih menunggu instruksi dari PT PLN Samarinda dan PT PLN Kaltimtara,” Agus Soleh menambahkan.

“Untuk penambahan jam operasional tersebut tidak ada kaitannya dengan penambahan jaringan, menggunakan jaringan yang ada itupun sudah bisa.  Dua Kecamatan di Kutai Barat yang menunggu penambahan jam operasional listrik PLN, yaitu Siluq Ngurai dan Bentian Besar, masyarakat harus bersabar menunggu keputusan dari PT PLN Kaltimtara dan PLN Samarinda, Semoga bisa terealisasi dalam tahun ini,” terangnya.Hendri.wartakubar.kominfo

Kampung Eheng Jalankan Program Pisew

Kampung Eheng Jalankan Program Pisew

Camat Barong Tongkok memberikan keterangan kepada media.Kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Dalam rangka mendukung tercapainya sasaran kegiatan Pemgembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun 20I9 pada Satuan Pengembangan Kawasan Pemukiman Ditjen Cipta Karya Provinsi Kalimantan Timur, Kampung Eheng Kecamatan Barong Tongkok mendapatkan kesempatan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Camat Barong Tongkok Denasius Sodop saat ditemui media mengatakan, bahwa pada bulan April lalu kami telah mengikuti rapat di Balikpapan terkait rencana pelaksanaan PISEW di Kabupaten Kutai Barat khususnya Kecamatan Barong Tongkok, adapun acara rapat itu dilaksanakan Sebagai upaya penguatan kapasitas dan kompetensi dari aspek pemahaman substansi dan keterampilan dalam pelaksanaan kegiatan PISEW di Kutai Barat.

“Untuk Tim Pelaksana Kabupaten (TPK) Kutai Barat terdapat 3 kecamatan yang ditunjuk oleh provinsi Kaltim untuk melaksanakan kegiatan PISEW yakni, Kecamatan Melak, Sekolaq Darat, dan Barong Tongkok serta Badan Kerjasama Antar Kampung (BKAK). Kemudian di Kecamatan Barong tongkok semula ada 4 kampung yang dipilih yaitu, Gleo Asa, Asa, Mencimai, dan Eheng.  Namun dalam proses penetapan wilayah serta penganggaran maka Kampung Eheng yang mendapat kesempatan untuk melaksanaan kegiatan tersebut tahun 20I9 ini,” terangnya,

Camat menambahkan, penetapan wilayah pelaksanaan PISEW ditentukan oleh Tim PUPR Cipta Karya Provinsi Kaltim yang merupakan Tim Fasilitator Provinsi dan Camat sebagai pengawas, mereka datang melakukan survey ke Kutai Barat untuk menetapkan wilayah yang dianggap tepat untuk program PISEW.

“Pada intinya program ini untuk membangun jalan yang aksesnya dapat menghubungkan ke kampung-kampung sekitar lainnya, kini Kampung Eheng telah siap melaksanakan pekerjaan ini, tahapannya saat ini sedang melakukan survey harga material dan menyesuaikan dengan anggaran sebesar Rp 600 juta, selanjutnya akan dilakukan koordinasi dengan pihak Bappeda dan Perkim,” terang Denasius.

Lebih lanjut Camat mengaatakan, Penetapan Kampung Eheng untuk melaksanakan PISEW dinilai sudah tepat sasaran. Semoga pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan baik, pekerjaan ini tidak bisa di proyekkan, ini murni padat karya tunai oleh masyarakat di Kampung Eheng.  Petinggi dan aparat kampung maupun masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini.

“Jika pelaksanaan kegiatan PISEW ini dapat sesuai harapan, maka tidak menutup kemungkinan akan ada kampung lainnya yang mendapatkan kesempatan pada tahun berikutnya. Namun kalau pekerjaan ini bermasalah, maka kampung lain akan kesulitan mendapatkan kesempatan untuk dilakukan program PISEW,” harapnya.

Gapoktan Dan PT Lonsum Sepakat Harga Sawit Seribu Seratus Rupiah

Gapoktan Dan PT Lonsum Sepakat Harga Sawit Seribu Seratus Rupiah

Kepala Seksi Sarana, Prasarana dan Produksi Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kutai Barat.Hendri.wartakabar.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Pemerintah melalui Dinas Pertanian sangat mendukung adanya Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dapat bermitra dengan PT London Sumatera (Lonsum). Gapoktan merupakan usaha kelompok tani Kutai Barat yang wilayahnya di Kecamatan Jempang, dimana pola masyarakat membangun usaha ini dengan pola swadaya dan bantuan pemerintah dengan memberikan bantuan pupuk maupun kebutuhan lainnya, demi kesejahteraan masyarakat yang berada di sekitar PT Lonsum.

Kepala Seksi Sarana, Prasarana dan Produksi Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kutai Barat Sukorilawan mengatakan, “melalui kemitraan ini, masyarakat bisa menikmati, bukan hanya sekedar jual beli tapi, bermitra terkait dengan pengolahan yang berkelanjutan sepanjang perusahaan tersebut masih ada, agar hasil produksi dari masyarakat bisa diolah dengan baik.  Karena komoditi sawit hanya bisa dilakukan pengolahan jika ada pabriknya, tidak bisa dijual kemana-mana. “Gapoktan di sekitar perusahaan Lonsum atau petani melalui wadah gapoktan bisa bermitra secara penuh dengan PT Lonsum,” Harapnya kepada media,

Terkait kejadian antara gapoktan dengan PT Lonsum beberapa waktu lalu, dimana ada kegitan gapoktan melakukan penutupan pabrik PT Lonsum, ini terjadi karena ketidaksepahaman masyarakat terkait dengan kemitraan, dalam membangun sebuah kemitraan pemerintah menginginkan kemitraan yang saling menguntungkan, bukan hanya sekedar jual beli, tapi kalau kemitraan yang difasilitasi oleh pemerintah maka perusahaan wajib membeli sawit sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah,” terangnya menambahkan.

“Kemitraan yang berkelanjutan memang ada persyaratan yang harus dilengkapi oleh petani yang tergabung dalam gapoktan, diantaranya usaha petani harus terdaftar, yaitu didaftarkan oleh pemerintah Kabupaten melalui Bupati, dan dinas terkait.

Kemudian setelah terdaftar pemerintah mengeluarkan Surat Tanda Daftar Budi Daya (STDB). Dengan terbitnya surat ini berarti usaha masyarakat ini dinyatakan legal, kemudian pemerintah akan melakukan pendataan terkait usaha kelompok tani tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut Sukorilawan menjelaskan, bahwa sesuai dengan Permentan No.98 tahun 2013, Bahwa kepemilikan Kebun Sawit dari I hingga 25 hektare petani wajib mendaftarkan usahanya, Kalau lebih dari 25 Hektare wajib mengurus ijin usaha perkebunan.  Melalui program pemerintah, perkebunan masyarakat diawasi, dibina, baik oleh pemerintah maupun perusahaan mitra, agar dapat berlangsung jelas, baik dan terukur.

Terkait persoalan antara gapoktan dan PT lonsum Dia melanjutkan, Kini pihak gapoktan dan PT Lonsum telah menempuh jalan damai melalui kesepakatan yang telah dicapai, Gapoktan meminta harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu sebesar Rp I200/Kilogram untuk periode april. Namun pihak PT Lonsum menawarkan harga Rp I.000/Kilogram, mengingat kelengkapan persyaratan kemitraan belum dilengkapi oleh petani, nanti kalau memang kelengkapan persyaratan kemitraan oleh Gapoktan telah selesai dan kemitraan telah dibangun sesuai dengan aturan, maka harga sawit akan disesuaikan dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Namun berdasarkan musyawarah kemarin yang dihadiri oleh Camat, PT Lonsum dan Pabrik, Dinas Pertanian, Pihak Kepolisian, Danramil serta kelompok tani akhirnya disepakati harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit jadi Rp. I.I00/Kilogram berlaku sejak I Juni 20I9,” Jelasnya.

“Harga ini bukan harga baku, terima kasih disampaikan kepada gapoktan, PT Lonsum dan aparat keamanan yang telah mangantisipasi atas kejadian beberapa waktu lalu yang tidak terjadi anarkhi.  Memang tidak salah masyarakat menuntut haknya namun hanya ketidak pahaman saja. Petani kelapa sawit yang tergabung dalam gapoktan di Kecamatan Jempang dapat mengirimkan hasil panennya dengan kuota 25 Ton sehari,” ujarnya. Hendri.wartakabar.kominfo

Dinas Perkimtan Siap Geber Lomba Kebersihan Tingkat OPD. Jumat (19/7/2019)

Dinas Perkimtan Siap Geber Lomba Kebersihan Tingkat OPD. Jumat (19/7/2019)

Kabid Persampahan dan Kebersihan Disperkimtan Kutai Barat memmberikan keterangan kepada media.Handayan.Koran Kaltim.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kutai Barat siap melaksanakan Lomba Kebersihan tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Lomba tersebut menyambut HUT ke 74 Kemerdekaan RI sekaligus untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan.

Kabid Kebersihan dan Persampahan Disperkimtan Kutai Barat, Sabransyah mengatakan, “Penilaian akan dilakukan selama seminggu, kami akan mendatangi tiap Organisasi Perangkat Daerah dengan melihat dan memberikan penilaian,” terangnya.

Ada beberapa kriteria penilaian yang harus dipenuhi oleh masing masing OPD, mulai dari lingkungan kerja terbersih dan terkotor akan diumumkan saat puncak Hari Kemerdekaan nanti. “Semoga menjadi contoh bagi masyarakat dalam menciptakan, menjaga dan memelihara kebersihan di lingkungan kerja masing masing,” tambahnya.

Penilaian kebersihan lingkungan kerja dilaksanakan diawali dari empat Kecamatan yakni Linggang Bigung, Barong Tongkok, Sekolaq Darat dan Kecamatan Melak. Handayan.Koran Kaltim.kominfo

 

Pemerintah Kutai Barat Persiapkan Olahraga Tradisional untuk HUT Kemerdekaan RI

Pemerintah Kutai Barat Persiapkan Olahraga Tradisional untuk HUT Kemerdekaan RI

Pemerintah Kutai Barat melakukan rapat koordinasi persiapan peringati HUT Kemerdekaan RI. Handayan/KoranKaltim./Kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus mematangkan persiapan Hut ke 74 Kemerdekaan RI, diantaranya dengan menggelar lomba olahraga tradisonal dan bakti sosial.

Rapat persiapan dipimpin oleh Asisten I bid. Pemerintahan, Hukum dan Kestra Setdakab Kutai Barat Misran Effendy mengatakan, nantinya akan digelar lomba olahraga tradisional yang berlangsung 12-15 Agustus mendatang di Taman Budaya Sendawar dan diikuti oleh pegawai Organisasi Perasngkat Daerah (OPD) serta pihak Kecamatan.

‘’Olah Raga Tradisonal seperti : menyumput, tarik tambang, begasing, logo, behempas bantal, bakiak, akan kami gelear dari pagi hari untuk memeriahkan HUT ke 74 Kemerdekaan RI dan melestarikan berbagai olahraga tradisional,” terang Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Dispora Kutai Barat, Alkatib.

Selain itu Dinas Kesehatan Kutai Barat akan memberikan beberapa pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat termasuk sunatan massal. Handayan/KoranKaltim./Kominfo

Wakil Bupati Kutai Barat Kunjungi Pabrik Karet PT Davco. Kamis (25/7/2019)

Wakil Bupati Kutai Barat Kunjungi Pabrik Karet PT Davco. Kamis (25/7/2019)

Wabup Kutai Barat Saat Kunjungi Pabrik Karet PT Davco Yang Sudah Mulai Beroperasi.Handayan/ korankaltim.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat mengunjungi lokasi pabrik karet PT Davco di Kampung Rejo Basuki yang sudah beroperasi kembali setelah hampir 5 tahun ini tutup.  Dalam kunjungan itu Wakil Bupati Kutai Barat diterima langsung oleh Direktur PT Davco Amerigano Arbaan sambil melihat pabrik yang mengolah hasil karet dari masyarakat, diharapkan pabrik ini bisa membantu meningkatkan perekonomian petani karet.

“Kualitas karet dari Kutai Barat ini sangat bagus. oleh karena itu, para petani bisa terus meningkatkan kualitas karet untuk memeroleh harga yang layak dan sesuai,” kata Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan.

Beroperasinya PT Davco dapat menjadi alternatif bagi petani untuk menjual hasil produksi karet karena harga yang ditawarkan lebih tinggi. “Kalau harga karet selama ini dikisaran Rp 6.800/kg, di PT Davco sendiri bisa membeli di harga Rp 7.500/kg, bahkan jika kualitasnya baik, tidak menutup kemungkinan harga karet bisa mencapai Rp 8.000/kg seperti sebelumnya,” terangnya. Handayan/korankaltim.kominfo.

Prihatin Tingginya Angka Perceraian Di Kutai Barat Kemenag Kutai Barat Selenggarakan Bimbingan Perkawainan. Kamis (01/08/2019)

Prihatin Tingginya Angka Perceraian Di Kutai Barat Kemenag Kutai Barat Selenggarakan Bimbingan Perkawainan. Kamis (01/08/2019)

Para Peserta mengikuti Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Dalam rangka mengurangi angka perceraian dan keprihatinan pemerintah atas meningkatnya angka perceraian pasangan nikah pada akhir-akhir ini., Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, melaksanakan Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin  selama 2 hari Rabu (31/07- 01/08 2019) di aula Kantor Kemenag Kutai Barat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kutai Barat H.Muhammad Isnaini, mengatakan bahwa mulai awal tahun ini Pengadilan Agama Kabupaten Kutai Barat telah mencatat pendaftaran perceraian yaitu sebanyak 109 pasangan. “Menikah merupakan sunnah Rasulullah SAW. Maka ikutilah perintah ini kalau kita mau masuk golongan umat beliau,” tegasnya.

“Dua alasan perceraian terbanyak karena faktor ekonomi dan kekerasan dalam rumah tangga, melalui Bimwin ini di harapkan pasangan yang akan melaksanakan pernikah memahami terlebih dahulu apa arti pernikahan, yaitu saling melengkapi antar pasangan yang ada,” Isnaini menjelaksan.

Lalu ditambahkan oleh Kakankemenag, bahwa ada 14 komponen ketahanan keluarga diantaranya, keutuhan keluarga, rasa saling memiliki dengan cara menjaga kerahasiaan antar pasangan, membina hubungan baik dengan masyarakat serta beberapa komponen penting lainnya yang dapat menciptakan keharmonisan berumah tangga.”

“Kepada seluruh peserta pasangan calon pengantin dapat mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin, bila memiliki permasalahan  segera ditanyakan kepada fasilitator yang telah di hadirkan panitia kegiatan,” tutup Kakankemenag saat memberikan sambutan pembukaan kegiatan bimbingan perkawinan calon pengantin angatan I tahun 2019. Kominfo Lsr

Penuh Semangat Bupati Kutai Barat Menyakinkan Aparat Kampung, Kita Pasti Bisa menjadi masyarakat Kutai Barat Sejahtera. Rabu (31/07/2019)

Penuh Semangat Bupati Kutai Barat Menyakinkan Aparat Kampung, Kita Pasti Bisa menjadi masyarakat Kutai Barat Sejahtera. Rabu (31/07/2019)

Bupati Kutai Barat mengucapkan yel-yel mardeka, kepada seluruh peserta bursa inovasi Desa. kominfo Rwn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Bupati Kutai Barat membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster II untuk mewujudkan Desa yang Kreatif, mandiri dan Sahtera, untuk wilayah Kecamatan Melak, Sekolaq Darat, Manoor Bulatn, Muara Pahu dan Penyinggahan yang terdiri dari 2 kelurahan dan 46 kampung di Aula Pertemuan Islamic Center, Kecamatan Melak – Kabupaten Kutai Barat.

Sebelum membuka Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan,” Dengan terlaksananya kegiatan ini menjadi pendorong bagi kampung dan kelurahan di 5 Kecamatan dengan total 46 kampung dan 2 kelurahan dapat membahas penggunaan dana desa agar tepat sasaran dengan meningkatkan inovasi dan pembangunan pola pikir untuk kemajuan wilayah masing-masing pada khususnya di wilayah kabupaten Kutai Barat umumnya,” Harap Bupati.

Sementara Sekretaris Dinas DPMK Kutai Barat Suardiansyah mengatakan, “dalam waktu dekat kampung-kampung akan melaksanakan kegiatan perencanaan dan penggangaran untuk merumuskan program atau kegiatan prioritas tahun anggaran 2020, dalam rangka mengefektifkan rencana pembangunan kampung maka para perencana tingkat kampung perlu ditingkatkan wawasan, inovasi dan kreatifitasnya, dengan belajar dari cerita sukses dan inovatif melalui pertukaran ilmu pengetahuan inovasi desa dari desa diwilayah lain terutama dibidang infrastruktur, sumber daya manusia dan kewirausahaan”.

Camat Melak H.Muhammad Jafar menambahkan, ” melalui Bursa Inovasi Desa Kampung yang ada di 5 kecamatan ini saling memberikan Informasi, yang nantinya kampung tersebut dapat fokus membangun bidang yang medesak seperti : infrastruktur, pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan sumber daya manusia kampung untuk menumbuhkan inovasi-inovasi baru  yang dapat meningkatkan pemanfaatan dana desa lebih efektif. Kominfo Rwn

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id