Mahasiswa Baru Diharapkan Dapat Menambah Wawasan dan Belajar Secara Mandiri (24/03/2019)

Mahasiswa Baru Diharapkan Dapat Menambah Wawasan dan Belajar Secara Mandiri (24/03/2019)

Memberikan materi para instruktur dalam PKBJJ dari UT Kutai Barat, kominfo Lsr. kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Sedikitnya 174 orang Mahasiswa baru, mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan mengikuti Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Universitas Terbuka (UT) yang pelaksanaan diselenggarakan oleh pengelola Pokja Kampung Pesisir Melak. Pelatihan tersebut dihadiri oleh Perwakilan PKBJJ Samarinda Heri Indrawan Damanik, dan beserta 3 instruktur dalam PKBJJ dari Kutai Barat Wisnu Broto,  Marta Susanti,  Fathul Munir, dan  mahasiwa baru yang tergabung di tahun 2019,  yang terdiri dari jurusan Pendas dan Non Pendas Pokja di Kabupaten Kutai Barat.

Ketua Pengelola Ratna Vivin Marianti, kegiatan ini diharapkan, para mahasiswa dapat  menambah wawasan dan mahasiswa baru dapat belajar secara mandiri dengan baik agar bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi dalam mempelajari lebih dalam seperti apa perkuliahan yang ada di UT ini.

“Mohon diikuti dengan baik, dicermati, ikuti sesi dengan baik saling berbagi dan belajar agar dapat bermanfaat dan menjadi lebih maju dengan baik lagi. karena ini ialah kegiatan inti dari OSMB sebelumnya,” terangnya.

Ketua PKBJJ Samarinda menjelaskan bahwa ada 5 lokasi yang menyelenggarakan PKBJJ. Kegiatan ini adalah bagaimana agar mahasiwa baru mengetahui perkulihan. “materi yang disampaikan ialah tentang belajar mandiri bagi mahasiswa baru yang telah masuk di Universitas Terbuka baik melalui modul atau pun tutorial online,” Jelas Idrawan mewakili Ketua PKBJJ Samarinda. Kominfo.Lsr

Semangat Sempekat Sempawat Kesenian Seni dan Budaya Kutai Barat Menjadi Tema Pembukaan Pagelaran Seni Pertunjukan Di Kecamatan Damai (22/03/2019)

Semangat Sempekat Sempawat Kesenian Seni dan Budaya Kutai Barat Menjadi Tema Pembukaan Pagelaran Seni Pertunjukan Di Kecamatan Damai (22/03/2019)

Penampilan dari bina seni banir Taman Budaya Sendawar Barong tongkok  dalam pembukaan pagelaran seni pertunjukan. kominfo Afn

DISKOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Pembukaan pegelaran seni pertunjukan berlangsung meriah di kampung Jengan Danum Kecamatan Damai, acara ini merupakan rangkaian kegiatan dari fasilitasi seni pertunjukan dan pelatihan manajeman seni yang dilakukan di dua kecamatan yakni di Kecamatan Damai dan akan dilaksanakan  di Kecamatan Jempang, kegiatan ini bertujuan melestarikan karya seni budaya daerah Butai Barat dan mendukung pemasaran pariwisata Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan camat Damai Fransisco mengatakan bahwa kegiatan ini dapat memotivasi dan mengedukasi masyarakat dan kaum muda untuk semakin menumbuh kembangkan, melestarikan kekayaan seni budaya sehingga lebih dicintai dan dikenal oleh masyarakat luas. Acara ini dikemas dengan semangat melestarikan dan mengembangkan seni budaya khas yang terdapat di Kabupaten Kutai Barat secara khusus seni budaya Etnis Dayak.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat pencinta seni budaya agar dapat merawat, melestarikan dan menumbuh kembangkan warisan budaya luhur, yang  merupakan salah satu fokus pembangunan di Kutai Barat sesuai dengan misi pemerintah Kutai Barat pada butir keenam, Penerapan Nilai Nilai Keagamaan dan Budaya Luhur dalam Upaya Menciptakan Lingkungan dan Hubungan Sosial yang Harmonis, Tertib dan Aman Berbasiskan Sikap Toleransi, Tenggang Rasa dan Gotong Royong.”  Terang Bupati

“Gelombang modernisasi jangan dianggap sebagai suatu hal yang negatif  tapi dilihat sisi positifnya untuk kemudian dikolaborasikan dengan budaya setempat tanpa menghilangkan kekhasan unsur budaya yang dimiliki, dengan adanya pelaksanaan seni seperti ini dapat menjadi acuan serta contoh bagi sanggar seni di daerah lain.” Bupati menambahkan.

Apel Siaga Linmas dan Penyerahan Anggota Linmas Bawah Kendali Operasi (BKO) Tim Pengamanan Pemilu Serentak 2019, Jumat (22/03/2019)

Apel Siaga Linmas dan Penyerahan Anggota Linmas Bawah Kendali Operasi (BKO) Tim Pengamanan Pemilu Serentak 2019, Jumat (22/03/2019)

plt Asisten I Setdakab. Kutai Barat dua dari kiri, Menyerahkan berkas anggota Satlinmas kepada Kapolres Kutai Barat. Kominfo Lrs, kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Gelar Apel Siaga Linmas dan penyerahan anggota Linmas Bawah Kendali Operasi (BKO) kepada Polres Kutai Barat dalam rangka Pengamanan Pileg dan Pilpres Serentak tahun 2019, apel Siaga yang diikuti unsur TNI/Polri, Satpol PP, Satlinmas, TKK/PNS, serta Organisasi Bela Diri berlangsung hikmat di Alun-lalun Itho Sendawar.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat diwakili oleh Plt. Assisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat, Setdakab. Kutai Barat Misran Effendi kepada Kapolres Kutai Barat AKBP I Putu Yuni Setiawan, anggota Satlinmas sebanyak 2520 yang terdiri dari Linmas Kampung sebanyak 1940 personil dan Linmas Kabupaten sebanyak 100 personil, dan dihadiri pula Dandim, Kejari, Bawaslu, Kepala Satpol PP Provinsi, para Camat beserta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah Kutai Barat.

Plt. Assisten I Misran Effendi menuturkan, para personil Satlinmas agar dapat menjalankan perannya dengan baik sebagai bagian dari Tim Pengamanan pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak tahun 2019 khususnya di Kabupaten Kutai Barat.

“Kepada Polres dan Satpol PP agar lebih memaksimalkan fungsi koordinasi dan komunikasi sehingga dapat saling memberikan masukan demi suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi terutama mensiasati kemungkinan kendala yang akan dihadapi,” ungkapnya mewakili Bupati Kutai Barat.

“Mari kita bersama sama  satukan komitmen dan langkah kita demi terselengaranya Pemilu yang yang sukses, aman, tertib dan lancar, “harap Nadisius Sekretaris Satpol PP Kutai Barat.

Menko Pelhukam RI, Wiranto yang dibacakan Kepala Polres Kutai Barat AKBP I Putu Yuni Setiawan mengatakan, agar penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019 berjalan  lancar, masyarakat harus dewasa dalam berdemokrasi sehingga tidak mudah terprovokasi isu-isu dengan berita bohong atau hoax.  “Sebagai  anggota satuan mampu menunjukan kinerja yang objektif dan transparan agar suksesnya pemilu yang dilaksanakan secara umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” Tegasnya.

“Ayo berikan juga pemahaman kepada masyarakat jangan sampai golput, jadilah pelopor kesadaran masyarakat terkait Pemilu,” pungkas Gede Yusa Kepala Satpol PP Provinsi.

Acara Apel siaga diakhiri dengan kegiatan simulasi dihalaman alun alun Itho serta pembekalan anggota Satlinmas di Gedung Aji Tullur Jejangkat (ATJ).Kominfo Lsr.

Aparatur Kampung Yang Dilantik Diharapkan Dapat Memahami Dan Menjalankan Tupoksinya Untuk Mengabdi Kepada Masyarakat, (20/03/2019)

Aparatur Kampung Yang Dilantik Diharapkan Dapat Memahami Dan Menjalankan Tupoksinya Untuk Mengabdi Kepada Masyarakat, (20/03/2019)

Pelantikan Aparat Kampung Se-Kecamatan Nyuatan, oleh Camat Kecamatan Nyuatan. Kominfo Afn/Wln.kutaibaratkab.go.id

DISKOMINFO-SENDAWAR. Sedikitnya 58 orang dari 10 kampung di Kecamatan Nyuatan dilantik menjadi aparat Kampung seperti Sekdes, Kepala Seksi, Kaur dan Staf Keuangan Kampung,  berlangsung hikmat di halaman kantor  Kecamatan Nyuatan.

Bupati Kutai Barat FX Yapan dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Assisten I Bidang Pemerintahan Hukum dan SDA Setdakab. Kutai Barat, Misran Efendi mengatakan, agar kinerja  para aparat kampung yang dilantik dapat semakin ditingkatkan untuk melakukan pemenuhan kebutuhan masyarakat dan upaya pembangunan NKRI dari pinggiran seperti yang diamanatkan dalam Undang-undang nomor 6 tahun 2004 tentang Desa, yang memiliki benang merah dengan misi ketujuh dari pemerintah Kabupaten Kutai Barat periode Tahun 2016-2021 yaitu pemberdayaan peran kampung, pemuda dan perempuan sebagai basis pembangunan masyarakat.

Plt. ASS. I Setdakab. Misran Efendi membacakan sambutan Bupati Kutai Barat. Kominfo Afn/Wln.
Plt. ASS. I Setdakab. Misran Efendi membacakan sambutan Bupati Kutai Barat. Kominfo Afn/Wln.

“Kepada aparatur kampung yang dilantik agar bersungguh-sungguh memahami dan menjalankan tupoksi yang diberikan, mampukan diri untuk kerja nyata dan mengabdi pada masyarakat.” tegasnya.

Bupati kutai barat juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung yang telah menjalankan fungsinya dalam pembinaan dan pendampingan serta kepada Camat dan jajaran Kecamatan Nyuatan yang telah mempersiapkan sehingga acara ini dapat berlangsung dengan baik. Kominfo Afn/Wln.

Menggali Potensi Wisata Alam Kutai Barat, Bupati Resmikan Wisata Air Waduk Hemaq Beniung Di Kampung Juaq Asa, Rabu (20/03/2019)

Menggali Potensi Wisata Alam Kutai Barat, Bupati Resmikan Wisata Air Waduk Hemaq Beniung Di Kampung Juaq Asa, Rabu (20/03/2019)

Tengah Bupati Kutai Barat sedang mengguntingkan pita tandai dibukanya tempat Wisata Air Waduk Hemaq Beniung.Kominfo Jen.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Bupati Kutai Barat meresmikan wisata Alam Air Waduk Hemaq Beniung di kampung Juaq Asa ditandai dengan penandatangani papan nama tempat wisata, pemukulan gong dan pengguntingan pita secara simbolis di tempat wisata Hemaq Beniung.

Hemaq Beniung yang memiliki arti hutan pohan niung yang merupakan objek wisata swakelola yang di buat oleh Pemerintah kampung dan Masyarakat Juaq Asa, melalu Alokasi Dana Desa, objek wisata ini sangat membantu perekonomian masyarakat kampung Juaq Asa dan membuat pemuda untuk melakukan kegiatan yang positif, melalui motto kampung Juaq Asa sebagai “Kampung Mandiri, Kampung Sejahtera, Kutai Barat Jaya”.

Bupati Kutai Barat FX Yapan menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada pemerintah kampung serta masyarakat Juaq Asa yang telah berperan membangun Kutai Barat melalu potensi wisata swakolala Hemaq Baniung dimana pemerintah kampung mampu melihat celah untuk membuat Kutai Barat semakin maju melalui sektor wisata dan dapat memajukan kampung itu sendiri. “Pemerintah berharap tidak hanya kampung Juaq Asa yang mampu membuat wisata tapi kampung-kampung lain juga mampu berfikir maju untuk membangun Kutai Barat melalu potensi-potensi yang ada agar tidak kalah bersaing dengan para pendatang,” harap Bupati

Kepala kampung Juaq Asa Ardianus, mengatakan Luas wisata Hemaq Beniung sendiri kurang lebih 1 hekter dengan luasan areal penyangga 3 hektar dan akan terus dikembangkan kedepannya.  Untuk fasilitas wisata memiliki pos jaga, kamar mandi/wc 2 unit, tempat makan 8×8 4 pintu, 2 gazebo 6×8, perahu karet, pelampung dan hammock.  Tarif untuk masuk wisata ini sendiri sangatlah murah yaitu Rp2000/orang dengan harapan agar semua orang dapat berwisata dengan biaya yang memadai, “uang tersebut dimanfaatkan untuk pengelolaan dan pengembangan wisata agar dapat menjadi mandiri.” Tegas Ardianus

Untuk diketahui Pemerintah Kampung Juaq Asa akan membuka tempat wisata ini 24 jam dan akan mengundang band-band lokal Kutai Barat, menampilkan tarian-tairan dan nyanyian khas daerah sebagai ajang promosi serta hiburan malamnya.Kominfo Jen.

Perlu Ada Upaya Pembinaan Yang Terorganisir Untuk Menanamkan Karakter Rasa Bangga dan Mengenali Bakat Anak Sejak Dini, Untuk Mengembangkan Budaya Lokal, Rabu (20/03/2019)

Perlu Ada Upaya Pembinaan Yang Terorganisir Untuk Menanamkan Karakter Rasa Bangga dan Mengenali Bakat Anak Sejak Dini, Untuk Mengembangkan Budaya Lokal, Rabu (20/03/2019)

Salah satu tarian yang ditampilkan anak-anak pada kegiatan Sehari Berbudaya. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Dalam rangka menanamkan seni dan budaya sejak dini untuk pembentukan karakter anak bangsa, sejalan dengan Program dan Peraturan Bupati No. 13 Tahun 2017, tentang Moto Kutai Barat yaitu Kabupaten Kutai Barat yang Bersih Astri Damai, Adil dan Tenteram (BERADAT) di Tana Purai Ngeriman, SDN 001 Barong Tongkok mengadakan kegiatan sehari berbudaya dengan mengundang sekolah dasar lainnya untuk berpartisipasi.

Ratusan siswa/siswi SDN 001 dan SDN 010 Muara Lawa peserta kegiatan Sehari Berbudaya yang sudah dimulai sejak tanggal 20 Januari 2019 lalu, sangat antusias mempersembahkan Tarian Daerah berupa Tari Gantar, Tari Jepen, Tari Datun, Tari Ngeleway, dan juga bernyanyi lagu daerah yaitu rijok beserta paduan suara.  Hadir perwakilan Dinas Pendidikan, Duta Pemuda dan Duta Wisata Kutai Barat.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan yang diwakili oleh Kasi Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat Samsul mengatakan, hari ini kita bersama-sama menyaksikan kegiatan Sehari Berbudaya dan sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai pelopor mengangkat perubahan peserta didik dengan menanamkan sejak dini keperdulian terhadap budaya daerah sabagai bentuk pembangunan karakter Kutai Barat yang berbudaya.

Generasi Kutai Barat harus bangga mempelajari dan mengangkat budaya daerah, agar budaya lokal bisa maju dan tidak hilang, “adalah tanggung jawab bersama untuk mengajari budaya lokal dengan mendidik, melatih, mengasuh dan mengarahkan sehingga dapat membangun mental dan berharap tidak ada anak yang putus sekolah, melatih anak-anak dari sekarang kalo bukan kita siapa lagi,”  terang Samsul.

Hal senada dikatakan Kepala Sekolah SDN 001 Barong Tongkok Viktorius Gereng, perlu ada upaya pembinaan yang terorganisir untuk menanamkan karakter dan mengenali bakat serta potensi diri anak-anak, dalam mengembangkan budaya lokal yaitu seni budaya dan berharap kegiatan selanjutnya bisa lebih meriah,” harapnya.

“Ini merupakan program harapan, terimakasih telah mengundang dan bersedia belajar bersama kami dan menjadi kenal dengan adat istiadat dan menambah pengetahuan dan ini  merupakan hal yang luar biasa,” tutur Nodiana selaku Kepala Sekolah SDN 010 Muara Lawa.

Untuk diketahui SDN 001 Barong Tongkok telah menerapkan K13 dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan jumlah 641 orang siswa, karyawan dan guru sebanyak 43 orang. Kominfo Lsr.

Perlu Perhatian Serius Untuk Menjaga Pelestarian dan Menjamin Badak “Pahu” Agar Tetap Ada di Bumi Kalimantan Khususnya Kutai Barat (20/03/2019)

Perlu Perhatian Serius Untuk Menjaga Pelestarian dan Menjamin Badak “Pahu” Agar Tetap Ada di Bumi Kalimantan Khususnya Kutai Barat (20/03/2019)

Pelepasan Badak “Pahu” Ke Suaka Badak Kelian, Kominfo Jen/Tri.kutaibaratkab.go.id

Kutai Barat, Rabu, 20 Maret 2019. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat dan Aliansi Penyelamatan Badak Sumatera melepaskan 1 (satu) ekor Badak ke Suaka Badak Kelian. Badak betina yang diberi nama “Pahu” ini telah selesai menjalani masa karantinanya selama 3 (tiga) bulan didalam boma, dan siap untuk lepaskan ke paddock Suaka Badak Kelian.  Satu ekor Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) berjenis kelamin betina, telah berhasil diselamatkan di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Badak tersebut diketahui masuk ke dalam pit trap (lubang jebakan) nomor 4, yang berada dekat aliran anak sungai Tunuq, pada Minggu pagi (25/11/ 2018) pukul 07. 30 WITA.

Pemindahan badak Pahu ke-Suaka Badak Kelian dilakukan berdasarkan rekomendasi dari tim dokter dan sesuai dengan Peraturan Dirjen KSDAE Nomor P.01/KSDAE/SET/KSA.2/2/2018 tentang Prosedur Operasi Standar Translokasi Badak Jawa, Badak Sumatera dan Badak di Kalimantan.

Badak Pahu mempunyai panjang badan 200 cm dan tinggi 101 cm, relatif lebih kecil jika dibandingkan badak sumatera yang ada di Sumatera. Berat badan Pahu saat pertama masuk karantina adalah 320 kg, dan terus meningkat sejalan dengan tercukupinya nutrisi melalui asupan pakan yang yang diberikan tiap harinya.  Saat ini berat badan Pahu sudah mencapai 360 kg, cukup ideal jika dibandingkan dengan ukurannya. Berdasarkan struktur giginya, umur Pahu diperkirakan lebih dari 25 tahun.

Sementara itu, tim penyelamat Badak Sumatera merupakan para ahli yang terdiri dari unsur pemerintah, mitra, dan organisasi konservasi badak, sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal KSDAE Nomor SK. 93/KSDAE/SET/KSA.2/2/2018 Jo SK.321/KSDAE/SET/KSA.2/2/2018. Tim ini terdiri dari tim kesehatan, yaitu dokter hewan perawat badak dan pencari pakan, serta tim monitoring, yaitu personil cek pit trap, monitoring pergerakan badak harian, serta personil penyiapan kandang angkut, boma dan koridor.

Staf Ahli Menteri ESDM Bidang LH & Tata Ruang, Satry Nugraha, turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan, pasca operasional tambang oleh PT KEM, lokasi tersebut dapat kembali seperti semula yang mampu mendukung fungsi ekologi dan hidrologi. Selain itu, bentuk kolaborasi ini dpt dijadikan model pembangunan pertambangan yang berbasis konservasi di Kabupaten Kutai Barat dan sekitarnya.

Bupati Kutai Barat FX. Yapan mengatakan, pemerintah dan masyarakat Kutai Barat mendukung penuh upaya pelestarian Badak Sumatera yang berada dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat. “ini adalah kebanggaan masyarakat, perlu perhatian serius untuk menjaga pelestarian badak ini dan menjamin agar tetap ada di Bumi Kalimantan khususnya Kutai Barat.” harap Bupati.

Direktur Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem KLHK Wiratno mengatakan, apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dalam proses ini, terutama masyarakat Kabupaten Kutai Barat yang telah mendukung upaya penyelamatan satwa terancam punah, ini merupakan langkah awal, untuk maju ke tahap berikutnya, yaitu pengembangbiakan semi alami yang dikelola secara intensif.

“Mengingat umur Pahu yang tidak muda lagi, tantangan berikutnya adalah segera menemukan badak jantan di Kalimantan yang diyakini masih ada di alam, adanya badak jantan bisa mempercepat keberhasilan program breeding di suaka.  Saat ini tim sedang mencari keberadaan badak lainnya di wilayah Kalimantan.” terangnya

Upaya penyelamatan Badak Sumatera di Kaltim ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Sekretariat Bersama Badak Indonesia, Yayasan WWF Indonesia, PT. Hutan Lindung Kelian Lestari (HLKL) dan mitra terkait lainnya. Kominfo Jen/Tri

Pembukaan Rapat Koordinasi Petinggi dan Ketua Badan Permusyawaratan Kampung Se-Kutai Barat, Selasa (19/03/2019)

Pembukaan Rapat Koordinasi Petinggi dan Ketua Badan Permusyawaratan Kampung Se-Kutai Barat, Selasa (19/03/2019)

Bupati berjabat tangan dengan para peserta usai membuka rapat koordinasi Petingggi dan BPK se – Kutai Barat. Kominfo Jen.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Kampung (DPMPK) mengadakan Rapat Koordinasi Petinggi dan Ketua Badan Permusyawaratan Kampung Se-Kabupaten Kutai Barat tahun 2019 hadiri oleh kepala kampung, Ketua Badan Permusyawaratan Kampung dan tenaga ahli dari 190 kampung, 4 kelurahan dan 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Barat. bertempat pada Auditorium Aji Tullur Jejangkat Setdakab Kutai Barat.

Rapat Koordinasi yang berlangsung sehari ini, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Barat bertujuan untuk mensosialisasikan peraturan dan menerima informasi serta berdiskusi untuk arah pembangunan kampung agar mencapai tujuan tertib administrasi pemerintah kampung di Kutai Barat dan semakin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta banyak kampung yang mandiri menuju Hari Esok Lebih Baik Dari Pada Hari Ini.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan terlaksananya kegiatan ini dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia, para petinggi dan BPK Kutai Barat dalam optimalisasi fungsi dan kapasitas dalam percepatan pembangunan di kampung-kampung, pemerintah berharap kendala atau hambatan apa saja dapat terselesaikan dalam optimalisasi pengelolaan dana desa dan peningkatan disiplin aparatur dalam bekerja.

Komitmen pemerintah pusat untuk membangun NKRI melalui alokasi dana desa yang cukup besar hal ini untuk mendukung terwujudnya pembangunan yang adil dan merata dari hulu sampai ke hilir, “ maka seluruh program kerja pemerintah kampung harus dapat mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan umum yang harus terpenuhi, pemerintah kampung harus mampu menyusun perencanaan pengelolaan dana desa hingga terlaksana dan menyampaikan laporan realisasi pertangung jawaban secara tepat pula,” terang Bupati

Kepala DPMPK Faustinus Syaidirahman, dalam laporannya menyampaikan materi yang akan di sampaikan yaitu penerapan  Permendagri  No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Evaluasi Perkembangan Kampung dan Kelurahan serta Profil Kampung dari tahun 2015 hingga 2018.

Sementara menurut AKBP I Putu Yuni Setiawan Polres Kutai Barat, pencegahan dan pengawasan terhadap dana desa dan alokasi dana desa sangat perlu di lakukan sehingga teciptanya pembangunan yang dapat dirasakan oleh semua kampung yang ada. “Dalam hal pembinaan  pihaknya selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan Inspektorat, BPK, Instansi terkait serta seluruh masyarakat juga ikut mengawasi, dalam rangka memantapkan dan mensosialisasikan pengelolaan dana desa untuk meminimalisir bahkan meniadakan pelanggaran-pelanggaran ataupun penyimpangan dalam pengelolaan dana desa tersebut, jelas Kapolres Kutai Barat.

Untuk diketahui Alokasi Dana Kampung (ADK) yang bersumber dari APBD tahun 2018 telah tersalur 100% banyak memberikan manfaat bagi kampung di antaranya jalan lokal kampung yang sudah terbangun sebanyak 714 unit dengan panjang 297 km, jembatan 111 unit dengan panjang 6 km, MCK 48 unit, pasar desa 20 unit, sarana olahraga 64 unit, listrik desa 20 unit, air bersih 175 unit, irigasi 7 unit dengan panjang 750 km, gedung sekolah TK/Paud 77 unit, dermaga jembatan perahu 32 unit, posyandu 79 unit, gorong-gorong 18 unit, sumur 25 unit, kelengkapan kantor desa 190 unit, pembangunan kantor desa, lamin adat serta BPU sebanyak 620 unit. Kominfo Jen.

Selenggarakan Rakor Petinggi dan BPK Se – Kutai Barat, Sosialisasi Peraturan  dan Latih Membuat Laporan Pertanggung Jawaban Pengelolaan Dana Desa Agar Sesuai Aturan dan Tepat Waktu, Selasa (19/03/2019)

Selenggarakan Rakor Petinggi dan BPK Se – Kutai Barat, Sosialisasi Peraturan dan Latih Membuat Laporan Pertanggung Jawaban Pengelolaan Dana Desa Agar Sesuai Aturan dan Tepat Waktu, Selasa (19/03/2019)

Bupati Kutai Barat, Kanan saat berdialog dengan petinggi kampung peserta Rakoord.kominfo Ary.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Rapat Koordinasi Petinggi dan Badan Permusyawaratan Kampung ( BPK ) Se – Kabupaten Kutai Barat membahas tiga poin utama diantaranya mengenai tata cara pelaporan pertanggung jawaban penggunaan dana desa TA 2018 yang harus segera diselesaikan sebelum tanggal 31 maret 2019 dan mensosialisasikan aturan – aturan baru yang berkaitan dengan pengelolaan dana desa, berlangsung hikmat di balai pertemuan umum Aji Tulur Jejangkat Setdakab. Kabupaten Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat FX. Yapan saat membuka kegiatan rapat koordinasi, kegiatan ini dapat membawa perubahan bagi desa atau kampung terutama meningkatkan kapasitas aparatur, agar lembih bergeliat untuk membangun menjadi kampung mandiri, kendatipun semua itu membutuhkan suatu proses, untuk mencapai harapan tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Kampung (DPMPK) Kutai Barat Fautinus Syaidirahman Terkait masalah pelaporan pertanggung jawaban, dari total 190 kampung dan kelurahan di Kutai Barat masih terdapat 80 kampung yang belum menyampaikan laporannya, sehingga diharapkan sesegera mungkin dapat membuat dan melaporkan pertanggung jawaban tersebut.  Apabila dalam waktu yang sudah ditentukan tidak dapat mengumpulkan laporan, maka pemerintah bersama pihak terkait Kepolisian dan Kejaksaan akan melakukan audit untuk mengetahui apa kendala dan permasalahan kampung tersebut.

Bonifasius Dion, saat memberikan keterangan kepada media.Kominfo Ary
Bonifasius Dion, saat memberikan keterangan kepada media.Kominfo Ary

Sementara itu di sela – sela acara, Kepala Kampung Linggang Bigung Baru yang juga Ketua DPD PAPDESI Kalimantan timur Bonifasius Dion mengatakan dana desa sangat efektif dan bermanfaat untuk membangun kampung sehingga lebih tepat sasaran karena dana tersebut langsung dikelola oleh pemerintah desa atau kampung, “ Seperti membangun sarana air bersih, jalan usaha tani baru, semenisasi jalan kampung, untuk tahun berikutnya membangun pendidikan anak usia dini ( PAUD ), rumah ibadah dan drainase kampung,” terangnya.

Kendala dalam melakukan pembangunan dikampung adalah pemahaman masyarakat yang menganggap kegiatan tersebut merupakan proyek yang di kerjakan oleh pihak ketiga, sehingga sangat dibutukan sosialisasi yang berkelanjutan. “Terkait pelaporan sama sekali tidak ada kendala katanya karena pihak DPMPK selalu memberikan pelatihan – pelatihan jadi jika ada kampung yang tidak bisa memberikan laporan berarti itu petingginya ada kurang proaktif untuk berkoordinasi,” Bonifasius Dion menambahkan. Kominfo Ary

Disdukcapil Kutai Barat Jemput Bola Turun Langsung ke Kampung untuk melakukan Perekaman E-Ktp

Disdukcapil Kutai Barat Jemput Bola Turun Langsung ke Kampung untuk melakukan Perekaman E-Ktp

Kepala Dinas Kepenududukan dan Pencatatan Sipil, Jahariah (kiri) turut membantu melayani masyarakat yang ingin melakukan pendaataan ulang dan Perekaman E.KTP. Kominfo Wln.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Masyarakat kampung Linggang Melapeh sangat antusias menyambut baik kedatangan petugas Disdukcapil dikantor Satu Atap Kampung Linggang Melapeh dan SMA Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung Kabupaten Kutai Barat. Jum’at (15/03/2019)

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kutai Barat Jahariah yang ikut mengawali jalannya kegiatan mengatakan, langkah ini dalam ranggka memaksimalkan pelayanan,  dengan segera melakukan perekaman selain turut menyukseskan pesta demokrasi mendatang bagi masyarakat yang belum masuk DPT, disamping itu agar masyarakat terdaftar dan memiliki identitas. “ kami sangat berharap bagi warga yang belum melakukan perekaman segerahlah melakukan perekaman dengan langsung datang ke kantor Disdukcapil setempat,” Katanya

Menurut Petinggi kampung Linggang Melapeh Yoshua Musiman, jumlah penuduk yang kurang lebih sekitar 1.920 jiwa dan dengan 579 (lima ratus tujuh puluh sembilan) kepala keluarga saat ini, sekitar 85% penduduk yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan 15% lagi itu tedapat pada anak-anak yang belum berusia 17 dan warga yang belum melakukan perekaman.

Petugas Disdukcapil melakukan proses perekaman iris mata kepada salah satu Siswa SMA Linggang Melapeh. Kominfo Wln.
Petugas Disdukcapil melakukan proses perekaman iris mata kepada salah satu Siswa SMA Linggang Melapeh. Kominfo Wln.

“Dengan adanya kegiatan Jemput Bola seperti ini, kami sebagai warga sangat terbantu khususnya bagi warga-warga kami yang sudah lanjut usia yang mana belum banyak bisa yang mengendarai kendaraan dan juga faktor lainnya yang menjadi kendala yaitu menempuh jarak yang cukup jauh ke kantor Disdukcapil,” Jelasnya”

Di hari yang sama Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil ( Disdukcapil) juga melakukan proses perekaman e-KTP yang diikuti sedikitnya 23 (dua puluh tiga) Siswa yang berumur 17 tahun, di salah satu ruang kelas sekolahan SMA Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung Kabupaten Katai Barat. Kominfo Wln

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id