Asisten II Kutai Barat Rakhmat memimpin langsung rakor pembentukan kampung pangan di wilayah Kabupaten Kutai Barat di ruang rapat lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat. Foto : Aryo (Diskominfo).
Kominfokubar-Sendawar. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Melalui Dinas Ketahanan Pangan melakukan rapat koordinasi terkait pembentukan kampung pangan di wilayah Kabupaten Kutai Barat, bertempat di ruang rapat lantai III sekretariat daerah Kabupaten Kutai Barat Rabu, 8/2/2023 pagi.
Rapat koordinasi pembentukan kampung pangan dipimpin langsung oleh asisten II Sekretariat Daerah Kutai Barat Rakhmat serta dihadiri oleh segenap Kepala OPD dan perwakilan perangkat daerah terkait.
Kampung Pangan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat kampung dalam pengembangan usaha produktif berbasis sumber daya lokal, peningkatan ketersediaan pangan, peningkatan daya beli dan akses pangan rumah tangga, untuk dapat memenuhi kecukupan gizi rumah tangga. Akan tetapi, tujuan utama dari Kampung Pangan ini adalah agar di Kutai Barat terdapat kampung percontohan dan cdukasi. Apabila pelaksanaan ini dilaksanakan secara meluas, maka kegiatan Kampung Pangan akan berdampak terhadap penurunan tingkat kerawanan pangan dan permasalahan gizi masyarakat, serta peningkatan pendapatan/perekonomian masyarakat dan Kabupaten Kutai Barat pada umumnya.
Sasaran kegiatan Kampung Pangan adalah kampung yang mempunyai potensi pengembangan komoditas unggulan spesifik lokal dan potensi pengembangan titik tumbuh sebagai pusat ekonomi di kawasan yang terdiri dari 4 (empat) kampung (1) Rejo Basuki, (2) Purwodadi, (3) Awai dan (4) Intu Lingau.
Adapun harapan dari dibentuknya kampung pangan ini antara lain meningkatkan ketersediaan pangan dengan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki secara berkelanjutan Meningkatkan mutu dan keamanan pangan desa meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat di Kutai Barat Menciptakan lapangan kerja
Pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Kutai Barat Melalui kegiatan Kampung Pangan ini diharapkan mampu menurunkan tingkat kerawanan pangan dan menjamin tercukupinya kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat di perkampungan, serta mampu meningkatkan ketersedian dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) berbasis pada potensi sumber dava lokal Kutai Barat.
Penulis : Aryo Editor : E. Akin.










