Beberapa Harga Barang Kebutuhan Pokok Masih  Normal.

Beberapa Harga Barang Kebutuhan Pokok Masih Normal.

Patroli  Rutin Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok dari Tim Keamanan Gugus Tugas Pemerintah Kutai Barat. Foto: Dok Polres-Kutai Barat.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tiga pasar utama yang berada di Kabupaten Kutai Barat yakni Pasar Jaras Kecamatan Barong Tongkok, Pasar Nala Kecamatan Linggang Bigung dan Pasar Olah Bebaya Kecamatan Melak. Sejak juli 2020 harga sembako masih normal.

Kepala Disdagkop Kutai Barat melalui Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop, Ambrosius menjelaskan hasil pantauan dan evaluasi harga yang dilakukan diminggu pertama pada bulan Juli tidak mengalami lonjakan harga kebutuhan bahan pokok yaitu dinyatakan stabil bahkan mengalami penurunan harga.

“Distribusi pun masih lancar setiap minggunya meskipun beberapa kapal yang mengangkut bahan pokok dari luar daerah sementara ini terbatas, dikarenakan kondisi pandemi Covid 19. Namun untuk pengiriman ke wilayah Kutai Barat masih lancar dan stok sembako di Kutai Barat  masih cukup hingga saat ini,” jelasnya.

Ambrosius menerangkan bahwa berdasarkan laporan dari tim lapangan, harga sembako ditiap pasar belum ada yang mengalami kenaikan. Bahkan beberapa diantaranya ada yang turun dari beberapa waktu lalu yang sempat naik seperti; harga bawang dan juga gula pasir.

“Harga kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging ayam dan juga cabai masih tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan. Gula pasir sendiri dari kemarin yang sempat mencapai Rp 20 ribu/kg kini dikisaran Rp 16 ribu/kg,”pungkasnya.

Penulis : Lilis Sari, Editor : Hermanto Y.

Pemuda Harus Menjadi Barisan Terdepan Dalam Mewujudkan Perubahan.

Pemuda Harus Menjadi Barisan Terdepan Dalam Mewujudkan Perubahan.

Suasana pelantikan Pengurus dan Anggota DPK Kecamatan Muara Lawa. Foto: Alpian

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Setelah Siluq Ngurai, Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Muara Lawa resmi dilantik periode 2020-2023 pada gelombang kedua di Sekretariat DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Barat. Pelantikan tersebut diawali dengan membacakan surat keputusan (SK) dilanjutkan pengucapan sumpah janji oleh Ketua DPK Muara Lawa, Petrus Nuh diikuti puluhan anggotanya. Senin, 13 Juli 2020.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNPI Kutai Barat, Canissius Arjan didampingi Sekretaris DPD KNPI Kubar Fahcrujiansyah Bachsan, Bendahara Syahier Syahrani serta para wakil ketua dan pengurus DPD KNPI Kutai Barat.

KNPI Kutai Barat, Canissius Arjan jelaskan bahwa pelantikan ini yaitu secara bertahap dan ini merupakan tahapan atau gelombang kedua.

Kepada seluruh pengurus diharapkan mampu melakukan konsolidasi dengan elemen pemuda di kecamatannya masing-masing. Konsolidasi ini agar dapat menciptakan sebuah terobosan yang mendorong berbagai kebijakan ditingkat kecamatan. Sehingga pemuda mempunyai semangat dan tenaga untuk mewujudkan kemajuan, serta mempunyai motivasi yang cukup tinggi sebagai modal yang berharga bagi pemuda.

“Konsolidasi harus dilakukan secara berkala sehingga program kerja yang telah dirancang bisa dilaksanakan secara optimal. Dan bagi pengurus KNPI kecamatan yang telah dilantik bisa langsung bekerja sesuai anggaran dasar (AD)/anggaran rumah tangga (ART) KNPI Kutai Barat, dan segera bahas program kerja bersama seluruh pengurus KNPI ditingkat kecamatan untuk lebih kreatif, inovatif, pruduktif, berudaya dan mandiri,” ungkap Arjan.

Kemudian ia menekankan agar seluruh penggurus selalu menjalin komunikasi antar pemuda dengan baik. Sebab, pemuda berperan dalam pembangunan Indonesia diberbagai aspek kehidupan. Dan dapat memberikan sumbangsih berupa ide, gagasan dan menciptakan inovasi yang bertujuan mewujudkan pembangunan ditingkat wilayah Kaltim khususnya di Kutai Barat.  “Pemuda harus menjadi barisan terdepan dalam mewujudkan perubahan dan cita-cita bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Penulis: Lilis Sari, Editor: Hermanto Y

Bupati Kutai Barat Serahkan BLT-DD Sekaligus Resmikan Jalan Sawah Ketilamp.

Bupati Kutai Barat Serahkan BLT-DD Sekaligus Resmikan Jalan Sawah Ketilamp.

(Tiga dari kiri) Bupati Kutai Barat, Saat serahkan BLT-DD. Foto : Lilis Sari (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kutai Barat dalam meringankan beban masyarakat, Bupati Kutai Barat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 4 secara simbolis di Kecamatan Barong Tongkok sekaligus meresmikan Jalan Jerambah (Titian Ulin) Sawah Ketilamp dan Sawah Berang dengan Volume 2 × 1200 m di Kampung Geleo Baru. Selasa 14 Juli 2020.

Bantuan tersebut diserahkan Bupati tersbut untuk warga kampung Ngenyang Asa, Gemuhan Asa dan Kampung Geleo Baru kecamatan Barong Tongkok. Sekaligus meninjau langsung kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang berada di Kampung Ngenyang Asa dan Gemuhan Asa. Didampingi Assisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius, Kepala DPMK Faustinus Syaidirahman, Camat Barong Tongkok Denasius, dan  Direktur Bank BPD Asrar sayuti saeni.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, bahwa penyerahan BLT tahap 4 dengan jumlah Kader Pembangunan Manusia (KPM) sebanyak 94 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah sebesar 300 ribu rupiah dan di Kutai Barat keseluruhan anggaran penyaluran BLT dari tahap 1- 4 sebesar 253, 8 juta rupiah yang bersumber dari Dana Kampung.

“Saya selaku Kepala Daerah meminta bantuan ini benar-benar tepat sasaran terutama yang membutuhkan dan yang terdampak akibat Pandemi Covid 19 ini,” terangnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh KPM yang menerima bantuan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Khususnya untuk meringankan kebutuhan pokok pangan sehari-hari. “Saya tekankan kepada Pemerintah Kampung agar jangan bermain-main dengan dana desa. Sekali lagi saya ingatkan untuk berhati-hati,” tegasnya.

Lebih lanjut diterangkannya terkait pembangunan infrastruktur jalan desa dapat memberikan dampak positif, maka peresmian pembangunan Jalan Jerambah di Kampung Geleo Baru yang dilaksanakan sejak tahun 2018 bersumber dari Dana Kampung Tahun Anggaran 2018, 2019 dan 2020, dengan volume jalan yang berukuran lebar 2 meter dan panjang 1200 meter dengan serapan anggaran mencapai sebesar 1,7 milyar rupiah lebih.

“Saya harap jalan ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat terutama  dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dibidang ekonomi dan sosial,” harapnya.

“Mengingat peran yang cukup strategis keberadaan jalan ini merupakan infrastruktur publik yang harus dijaga bersama sehingga masa waktu pemakaian badan jalan ini dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka waktu yang panjang,” pungkasnya.

Penulis : Lilis Sari, Editor : Hermanto Y

4 Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

4 Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Jeni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pj. Sekdakab Kutai Barat, menyampaikan keterangan persnya terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Kutai Barat, pada hari ini Selasa (14/7) hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), 4 orang pasien dinyatakan sembuh, KBR 19, Perempuan usia 33 tahun, KBR 21, Laki-laki usia 59 tahun, KBR 31, Perempuan usia 49 tahun dan KBR 32, perempuan usia 43 tahun. di media Center Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Senin, 14 Juli 2020 Sore.

Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat H. Achmad Sofyan mengatakan,  “bagi yang dinyatakan sembuh masih harus lakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan  dan patuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah seperti; Selalu menggunakan Masker, Cuci tangan dengan sabun, Jaga Jarak dan disiplin untuk tetap menerapkan pola kebiasaan baru agar terhindar dari penularan covid-19,” tegasnya.

Akumulasi kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di Kutai Barat sebanyak 32 orang, pasien dinyatakan sembuh 28 orang dan 4 orang pasien masih dalam perawatan.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 12, orang dalam pemantauan (ODP) 239 orang, orang tanpa gejala (OTG) 339 orang, selesai pemantauan 229 orang, proses pemantauan 10 orang, dan pelaku perjalanan sebanyak  20.761 orang.

Sementara data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan Senin, (13/7) tercatat mencapai 767 orang KTP Kutai Barat 266 orang, KTP Luar Kutai Barat 501 orang, dan kendaraan masuk 366 unit pelaku perjalanan 287 orang. PKM Dilang Puti pelaku perjalanan sebanyak 37 orang. Data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 92 orang

Penulis: Jeni, Editor : Hermanto Y.

Kabar Baik, Warga Perum Korpri Di Sekolaq Oday, Akan Segera Miliki Sartifikat Kepemilikan.

Kabar Baik, Warga Perum Korpri Di Sekolaq Oday, Akan Segera Miliki Sartifikat Kepemilikan.

 (Kanan Samping) Wakil Bupati Kutai Barat saat pimpin rapat tindaklanjut aset tanah Perum. KORPRI. Foto : Hena (Diskominfo)

KOMINFO-SENDAWAR, Rapat koordinasi terkait permasalahan lahan tanah aset Pemerintahan Kabupaten (Perumahan Korpri di Sekolaq Oday Kecamatan Sekolaq Darat) rapat. Rapat yang dipimpin wakil Bupati Kutai Barat, didampingi Assiten I Setdakab Kutai Barat, Sekretaris Korpri Kutai Barat, dan Perwakilan dari Masyrakat Perumahan KORPRI. di Ruang Rapat Kantor Setdakab Kutai Barat, Selasa 14 Juli 2020.

 Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan mengatakan, Pemerintah mendukung dan menyetujui proses penyelesaian melalui mekanisme yang baik, agar segera mendapat persetujuan sertifikat dan tanah menjadi hak kepemilikan warga perum korpri. “Permasalahannya beberapa waktu lalu sertifikat belum diserahkan dari Pemerintah Provinsi kepemerintah Kutai Barat dan baru tahun 2019 diserahkan, dan sertifikat itulah yang akan kita tindaklanjuti untuk menjadi kepemilikan perorangan,” terangnya.

Assiten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendy menjelaskan, “Pengelolaan Perumahan KORPRI di Sekolaq Oday yang dibangun sejak tahun 2004, diperlukan kejelasan pemindahtanganan, yang hingga kini belum memiliki legalitas surat tanah secara perseorangan. Jumlah rumah yang terdaftar ada 113 hunian yang nantinya akan divalidasi lagi,” jelasnya.

“Terdapat beberapa penghuni telah menyelesaikan kredit perumahan tersebut namun belum menjadi hak milik baik bangunan maupun bidang tanahnya, hal ini yang menjadi permasalahan yang diharapkan dapat segera terselesaikan,” harapnya.

Hadi Iswanto Sekretaris Korpri Kutai Barat, “Hal yang perlu dikaji adalah data dari ukuran tanah disetiap blok dari blok C hingga blok K. Serta warga perumahan wajib mengumpulkan KTP, NPWP serta bukti pelunasan atau surat jual beli jika take over. Nanti kami akan temui setiap warga perum korpri dan mengumpulkan data yang akan dikaji tersebut,” menambahkan.

Perwakilan dari Masyrakat Perumahan KORPRI,  menyampaikan ucapan terimakasih karena telah membantu menyelesaikan masalah yang selama ini dipertanyakan dan sekarang sudah dapat titik terang, semoga bulan depan aset berupa sartifikat kepemilikan sudah ditangan.

Penulis : Dhea, Editor : Hermanto Y.

 

Masa Pandemi Covid-19, Tak Pengaruhi Realisasi Anggaran.

Masa Pandemi Covid-19, Tak Pengaruhi Realisasi Anggaran.

(Kanan) Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat pimpin rapat evaluasi realisasi anggaran. Foto : Andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Rapat Koordinasi evaluasi laporan realisasi anggaran tahun 2020, dipimpin Pj Sekdakab Kutai Barat, di dampingi Inspektur Ispektorat Kutai Barat dan Sekretaris BKAD Kutai Barat, di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat Setdakab Kutai Barat. Selasa  14 juli 2020

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat H. Achmad Sofyan mengatakan, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kutai Barat diharapkan dapat mengevaluasi kegiatan sektoral untuk memacu serapan anggaran.

“Karena kita sadari bahwa saat ini serapan anggaran masih rendah, hal ini tidak serta merta dikarenakan reandahnya kinerja, namun mari bersama-sama melihat proses dan konteks apakah dari sisi keuangannya atau ada hal-hal yang berkaitan dengan komitmen manajemen, sehingga bisa dimonitor baik secara bulanan atau mingguan melalui rapat internal SKPD masing-masing,” harapnya.

“Kegiatan evaluasi hari ini merupakan tindak lanjut arahan bapak Bupati beberapa waktu yang lalu, agar setiap perangkat daerah dapat menganalisis rendahnya serapan anggaran, bahkan ada beberapa perangkat daerah yang serapan anggarannya dibawah 50% terutama yang berkaitan dengan belanja barang atau belanja modal, ini yang perlu di evaluasi secara internal,” tegasnya.

Masa pandemic covid 19 ini, merupakan masa yang cukup berat dari berbagai sektor bahkan ada  beberapa anggaran yang harus dipangkas.  Namun diharapkan kegiatan yang ada tetap berjalan sesuai target dan semua kegiatan rutin yang sesuai tupoksi dapat tetap berjalan sesuai 3E yakni Ekonomis, Efisien dan Efektif,” pungkas Pj Sekdakab Kutai Barat.

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto Y.

Bupati Kutai Barat Menyerahkan Bantuan Cadangan Beras  Kepada Warga di 8 Kecamatan.

Bupati Kutai Barat Menyerahkan Bantuan Cadangan Beras Kepada Warga di 8 Kecamatan.

(Tenggah) Bupati Kutai Barat, Simbolis menyerahkan bantuan  Beras  untuk warga di 8 Kecamatan. Foto : Donni (Diskominfo) 

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati Kutai Barat secara simbolis menyerahkan bantuan cadangan pangan berupa beras untuk 8 Kecamatan. Dalam penyerahannya Bupati Kutai Barat didampingi assisten 2, Kepala Dinas Ketapang serta Pejabat Eselon dilingkungan Pemerintah Kutai Barat. Bertempat di kantor Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat, Komplek Perkantoran Sendawar.  Senin 13 juli 2020.

Bantuan tersebut langsung secara simbolis diterima para Camat dari 8 kecamatan. Adapun bantuan yang diserahkan berupa beras sebanyak 2,3 ton yang telah dikemas dengan berat masing masing 7,5 kg. Bantuan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat. Kemudian diserahkan kekecamatan untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak covid-19, di 8 kecamatan seperti : kecamatan Penyinggahan, Muara Lawa, Nyuatan, Linggang Bigung, Melak, Mook Manar Bulatn, Long Iram, dan Tering.

Bupati Kutai Barat FX Yapan dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa, bantuan itu untuk masyarakat berdampak sehingga dirinya berpesan kepada camat. Untuk dapat memperhatikan administrasi serta memastikan bahwa masyarakat yang menerima benar-benar berhak atas bantuan tersebut.

“kita serahkan secara simbolis untuk 8 kecamatan dan nantinya mereka bisa membagikan ini kepada masyarakat yang berhak. Saat ini kita punya data, hasil seleksi oleh camat dan kepala kampung. mereka tahu siapa yang butuh dan berhak menerima. Untuk itu kepada camat untuk memperhatikan administrasi penerimaanya. Supaya tidak mengalami kesulitan dalam pelaporan,” pesannya.

Lebih lanjut dirinya juga mengungkapkan ditengah pandemi covid-19. Bahwa kita masih dapat bekerja dengan baik, diharapkan tidak panik tetapi selalu waspada. Serta terus mengikuti protokol kesehatan. Sehingga bagi masyarakat yang menerima bantuan ini dapat diringankan beban kebutuhannya.

“Ini bantuan memang tidak mencukupi, akan tetapi dapat meringankan. Supaya masyarakat masih tetap bisa beraktivitas dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan mereka ditengah pandemi ini,” pungkasnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat Burhanudin menjelaskan bahwa bantuan beras ini berasal dari cadangan pemerintah provinsi Kalimantan Timur. Maka nama dan lokus sudah ditentukan oleh provinsi, sehingga dari data yang diusulkan hanya 8 kecamatan yang disetujui.

“Kemudian untuk nama penerima sudah ditentukan oleh provinsi, namun data tersebut dari kita semua. Semua data yang kita usulkan diterima oleh provinsi. Hanya saja ada sebagiannya dipending karena keterbatasan dari pemerintah provinsi,” tuturnya.

Selanjutnya salah satu kecamatan yang menerima bantuan cadangan. Camat Penyinggahan Masranik sampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan Kabupaten Kutai Barat atas upaya dalam membantu masyarakat terdampak di kecamatan penyinggahan.

“terimakasih sudah membantu masyarakat kami, warga kami yang terkena dampak, terutama bagi yang mata pencaharian yang terkendala. Jadi dengan bantuan ini mereka terbantu. Dana semoga bantuan ini tersalurkan dengan baik sesuai yang terdata dan layak menerima sesuai dengan arahan bupati,” harapnya.

Punulis : Donni, Editor : Hermanto Y.

Gedung Eks.Kantor Bupati Kutai Barat, Jadi Markas Sementara Satuan Brimob Polda Kaltim.

Gedung Eks.Kantor Bupati Kutai Barat, Jadi Markas Sementara Satuan Brimob Polda Kaltim.

Bupati Kutai Barat, Saat tandatangani berkas pinjam pakai gedung Eks. Kantor Bupati Kutai Barat. Foto : Andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Penandatanganan dokumen perjanjian pinjam pakai barang milik daerah antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dengan satuan Brimob Polda Kaltim Berupa Bangunan Milik Pemerintah Kutai Barat, dipimpin Bupati  Kutai Barat, di ruang koordinasi kantor Setdakab Kutai Barat. Senin  13 juli 2020.

Bupati  Kutai Barat FX Yapan mengatakan, terima kasih dan apresiasi terhadap kedatangan Satuan Brigade Mobile (BRIMOB) Polda Kaltim yang akan bermarkas di Kabupaten Kutai Barat, penyediaan sarana tersebut dalam rangka mendukung penuh pemerintah Kutai Barat, dengan menyerahkan pengguaan gedung eks Kantor Bupati yang berada di Kecamatan Melak sebagai Markas Komando Brimob  Polda Kaltim.

Penyerahan gedung tersebut bersifat pinjam-pakai dan sementara, jadi belum permanen,  Pemerintah Kutai Barat masih mencari lokasi untuk mendirikan Mako Brimob di Kutai Barat untuk dijadikan permanen. “Pemerintah Kutai Barat telah meminta ijin kepada Pemerintah Provinsi atas rencana gedung tersebut digunakan sebagai Mako Brimob dan Pemprov telah menyetujui hal tersebut. Karena memang tanah itu merupakan aset dari pemprov namun gedungnya adalah milik Pemerintah Kutai Barat dan sampai sekarangpun kita masih pinjam dari pemprov,” terangnya.

Kombes Pol. Parlindungan Silitonga atas nama pimpinan Polda kasat Brimob dan tim mengucapkan terima kasih atas kepada Bupati Kutai Barat dan masyarakat Kutai Barat karena sudah menerima dan membantu memfasilitasi keberadaan markas komando Brimob yang akan mmenempati gedung eks Kantor Bupati di Melak.

“Keberadaan Markas Komando Brimob ini nantinya dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas). Sehingga dalam keadaan yang mendesak tidak lagi menunggu Brimob dikirim dari Balikpapan yang memakan waktu 12 jam untuk tiba akan tetapi sekarang dalam waktu singkat apabila terjadi kerusuhan dan peristiwa lainnya dapat diatasi dengan cepat,”pungkasnya.

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto Y

Sudah Lakukan 4 Aksi,  Upaya Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting.

Sudah Lakukan 4 Aksi, Upaya Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting.

(Kiri) Pj. Sekdakab Kutai Barat, Saat buka rembuk stunting. Foto : Hms 10 (Humas Setdakab Kutai Barat)

KOMINFOKUTAIBARAT-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Tim Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting  menggelar acara Rembuk Stunting. Dimana Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari pertama Kelahiran (HPK) sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.

Kekurangan Gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah anak lahir, tetapi stunting baru nampak setelah anak berusia 2 tahun. Kegiatan rembuk yang dipimpin langsung oleh Pj. Setdakab Kutai Barat, di ruang rapat BP3D. Senin 13 Juli 2020.

Sebagai laporan bahwa Kabupaten Kutai Barat untuk tahun 2020 dari delapan (8) aksi konvergensi intervensi penurunan sunting sudah dilaksanakan (Aksi 1. Analisis Situasi Program Penurunan Stunting, Aksi 2. Penyusunan Rencana Kegiatan dan Aksi 4. Rembuk Stunting yang sementara dilaksanakan saat ini.

Sebagai bagian dari proses penguatan kapasitas pemerintah Kabupaten secara umum, Sosialisasi Stranas dan Pelatihan teknis pelaksanaan 8 aksi. Pedoman Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting (KP2S) ini diharapkan dapat memasukan desa-desa prioritas untuk pencegahan stunting yang dikerjakan oleh berbagai sektor/lintas program tercemin di APBD 2020.

Pj. Sekretaris Daerah Kutai Barat Ahmad Sofyan mengatakan, rembuk stunting bersifat terpusat dan diinstruksikan langsung dari pemerintah pusat. “Permasalahan stunting menjadi prioritas pemerintah dikarenakan masalah ini mepengaruhi kualitas SDM yakni terhambatnya tumbuh kembang anak, dan lain-lain. Oleh sebab itu, program ini harus dilaksanakan secara konvergen atau terpusat, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor,” terangnya.

“Langkah ini diambil pemerintah kabupaten dengan harapan dapat membangun kapasitas dan komitmen pemerintah daerah dalam merencanakan, mengimplementasikan, memantau, dan mengevaluasi intervensi yang terpusat guna mengurangi angka gagal tumbuh anak. Hal ini menjadi penting sebab pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah komitmen pencapaian pemerintah dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Rita Sinaga mengatakan, berkat dukungan  dari pemerintah Kabupaten Barat khususnya OPD terkait dan Bappeda sebagai leading sektor. “Untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan juga memohon kerja samanya ke depan karena kegiatan ini masih terus berlanjut,” jelasnya.

Penulis : Reynaldi, Editor : Hermanto Y.

Menuju Tatanan Baru, Masyarakat Harus Disiplin Dengan Tetap Patuhi Protokol Kesahatan.

Menuju Tatanan Baru, Masyarakat Harus Disiplin Dengan Tetap Patuhi Protokol Kesahatan.

(Kiri) Bupati Kutai Barat, saat ikuti acara Dialog Interaktif RRI Pro 1 Samarinda. Foto : Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pandemi Covid-19, tentu pertama kali kita mendengar beritanya, sebagai manusia sangat terkejut dan tentunya pemerintah daerah ditutut sigap. Di Kutai Barat pemerintah telah mengantisifasi dengan menyiapkan segala sesuatunya untuk melakukan upaya pencegahan, penanggulangan dan penanganan wabah Covid-19 tersebut mulai dari tingkat kampung, kecamatan dan kabupaten dalam satu kesatuan dalam Tim Gugus Tugas Percepatan, Penanggulangan Covid-19 Kutai Barat. Senin 13 Juli 2020.

Dalam kesempatannya tersebut, FX Yapan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan, dengan disiplin dan terus imbauan dari Pemerintah Daerah maupun pemerintah Pusat. “Untuk Kabupaten Kutai Barat puji syukur dalam bebarapa waktu ini tidak ada penambahan kasus lagi dari sebelumnya kendati demikian tentu diharapkan kepada semua masyarakat Kutai Barat tetap patuhi protokol kesahatan seperti : Selalu pakai Masker, Jaga jarak, jaga kesahatan dan cuci tangan demi Keluarga dan kita semua,” tegasnya.

Dalam menghadap covid-19 ini, Pemerintah Daerah telah membentuk dan membangun Pos-pos dimana yang dianggap strategis, dimana ada bebarapa pintu masuk untuk dilaksanakan sesuai dengan standar kesahatan, berupaya sesuai prosesdur dan tahapan karena dalam menuju tatanan baru masyarakat harus disiplin.

“Terkait penganggaran dalam pananganan Covid-19 di Kutai Barat, tersebar dienam dinas dan Badan yakni: Dinas Kesehatan, RSUD HIS, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, dan Dinas Perhubungan Kutai Barat dengan prinsip kehati-hatian dalam mengelolanya dan bertindak sesuai prosedur ketentuan yang berlaku,” pungkas Bupati.

Sementara menurut Pj Sekretraris Daerah Kabupten Kutai Barat H. Achmad Sofyan mengatakan, berkaitan dengan Bantuan Sosial (Bansos) dalam masa Pandemi Covid-19 Pemerintah telah memberikan secara langsung bantuan tersebut baik itu Tunai maupun non tunai yang merupakan dana dari APBN untuk 10.500.93 ribu  keluarga penerima manfaat sebesar 600 ribu rupiah diberikan selama 3 bulan sejak bulan April-Mei-Juni 2020.

kemudian Program sosial bantuan BPNT senilai 200 ribu rupiah, diberikan kepada masyarakat dengan total jumlah penerima 25.400.62 Keluaraga penerima manfaat dan ketiga program bantuan Keluarga Harapan (PKH) dengan nilai dana  kurang lebih 1,2 Milyar yang didistribusikan kekeluraga penerima manfaat dengan jumlah penerima 4.945 dan yang terakhir yaitu pengadaan bantuan untuk beras 10kg untuk 1 kepala keluarga dan telah diserahkan sebanyak 14.997 kepala keluarga yang tersebar di 16 Kecamatan,” jelasnya.

Acara Dialog Interaktif  yang digagas RRI pro 1 Samarinda bertajuk “Bupati Menyapa” secara live tersebut mengangkat topik persiapan “Kutai Barat Dengan Tatanan Baru” hadir langsung sebagai narasumber Bupati Kutai Barat Pj. Sekretraris Daerah Kabupten Kutai Barat. diruang rapat eksekutif lantai III Kantor Bupati Kutai Barat.

 

Penulis : Welin, Editor : Hermanto Y.

 

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id