Wabup dan Ketua DPRD Terima IPHS I dan LHP 2019 Dari BPK. Rabu  (18/12/2019)

Wabup dan Ketua DPRD Terima IPHS I dan LHP 2019 Dari BPK. Rabu (18/12/2019)

Wakil Bupati Dan Ketua DPRD Kutai Barat Saat Menerima IPHS dan LKP Dari Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Kaltim.HMS11.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SAMARINDA,  Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat menerima Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I 2019 dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja Dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertenu Tahun 2019 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kaltim yang digelar di gedung utama Kantor BPK RI Perwakilan Kaltim di Samarinda.

Dalam kegiatan ini hadir Asisten Administrasi Umum Setprov, Anggota DPRD Kaltim, Wakil Bupati, Wakil Walikota, Sekreatris Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Kaltim.

Wakil Bupati Kutai Barat H.Edyanto Arkan dalam kesempatan terpisah mengungkapkan “dari hasil laporan ini Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan berupaya melakukan evaluasi agar pelaksanaan program dapat terlaksana dengan baik dan menyentuh langsung masyarakat, kita sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan BPK dan segera menindaklanjuti LHP tersebut,saya pun menghimbau dalam pelaksanaan penyelenggaran program kerja maka seluruh Perangkat Daerah baik unsur Pimpinan maupun Staf agar dapat bekerja secara profesional, handal dan tulus berkarya sehingga pengelolaan pemerintahan dan pembangunan infrastruktur terlaksana dengan baik dan tepaat sasaran”, ungkapnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Timur Dadek Nandemar mengatakan “pihaknya terus berupaya mengawal pembangunan di Benua Etam, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan yang tepat sasaran oleh Pemerintah baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, harapan saya pemerintah dapat segera menindaklanjuti hasil laporan yang telah disampaikan, terlebih laporan ini juga akan mempengaruhi daerah untuk meraih opini WTP”, katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat Riduai mewakili DPRD se-Kaltim dalam sambutannya menyebutkan “perkenankan dalam kesempatan yang berbahagia ini saya selaku Ketua DPRD Kutai Barat menyampaikan rasa bangga karena sebagai bagian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama DPRD boleh berkarya, bekerja dengan cerdas dan ikhlas demi terwujudnya pembangunan yang adil,mandiri dan sejahtera, yang mana Kubar sendiri empat kali berturut-turut mampu memperoleh penilaian atau opini dari BPK yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang artinya bahwa laporan keuangan berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan sebaik-baiknya,pencapaian tersebut tentunya sangat dipengaruhi oleh upaya mewujudkan sinergitas , komunikasi yang baik serta harmonis antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Kutai Barat. Dalam melaksanakan peran dan fungsinya  sehingga terjadi kesepakatan yang tepat waktu terkait penganggaran mulai dari perencanaan ,pelaksanaan hingga pelaporan”, sebutnya.

Berikutnya Ia menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut dari penyerahan ikhtisar hasil pemeriksaan semester (IHPS) I tahun 2019, kami akan mempelajari serta mencermati secara seksama dan penuh tanggung jawab, diharapkan tindaklanjut ini mampu memberikan manfaat untuk perbaikan kinerja Pemerintah Daerah yang dimana tujuan akhir dari hal ini adalah semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat terutama pada bidang kesehatan.”kami berharap nantinya bisa memberikan pencermatan yang lebih baik karena sebagaimana kita ketahui bahwa kesehatan menjadi salah satu misi pembangunan pemerintah daerah yang diharapkan mampu memberikan dampak peningkatan yang signifikan bagi kesehatan masyarakat Kutai Barat, terima kasih kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur atas kerjasama dan sinergitas yang telah berlangsung selama ini bersama dengan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, kiranya kerjasama ini dapat terus meningkat dimasa-masa mendatang”, jelasnya. (HMS11)

TP-PKK Kabupaten Kutai Barat Gelar Bimtek Kader Khusus PKDRT. Rabu (18/12/2019)

TP-PKK Kabupaten Kutai Barat Gelar Bimtek Kader Khusus PKDRT. Rabu (18/12/2019)

Foto Bersama Jajaran TP-PKK, Narasumber dan Perwakilan Peserta Yang Mendapatakan Sertifikat. HMS11.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  TP-PKK Kabupaten Kutai Barat melalui Pokja I menyelenggarakan Bimtek Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang diikuti oleh 2 Kader Khusus perwakilan 16 Kecamatan di gedung TP-PKK Kabupaten yang digelar selama 2 hari yaitu 16-17 Desember 2019 lalu dengan Narasumber Sekretaris Pokja I  Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur Eka Juraida.

Ketua TP-PKK Kabupaten Kutai Barat dalam sambutannya yang disampaikan oleh Waki Ketua I Hj.Isdalena mengatakan, ”sadar bahwa memerangi dan menghapuskan kekerasan dalam rumah tangga baik dari perkataan hingga tindak perbuatan ini maka dipandang perlu pemahaman yang komprehensif dan wawasan yang luas serta pengetahuan yang mendalam mengenai hal ini, maka dipandang perlu adanya kegiatan yang nyata yang mampu memotivasi orang -orang yang berkenan menjadi relawan dan terpanggil menjadi kader dan ini ditindaklanjuti secara serius dengan pelaksanaan bimtek kepada kader khusus PKDRT, di maksudkan tujuan akhir dari kegiatan ini sangat mulia karena tentu akan mewujudkan kesadaran, pemahaman yang baik dari masyarakat mengenai pentingnya PKDRT, terbentuknya manusia yang menghormati , menghargai hak asasi manusia”, katanya.

Selanjutnya Ia menghimbau “kepada para peserta bimtek , ikutilah kegiatan ini dengan serius dan seksama dan tindaklanjuti semua yang  diperoleh,jangan patah semangat, sebagai kader berbahagialah saudara sekalian terpilih untuk melakukan tindakan mulia oleh karenanya teruslah  gigihlah berjuang menyuluh, mensosialisasikan, menggerakkan masyarakat untuk mendukung terbentuknya manusia yang berkualitas baik dalam akhlak dan budi pekerti yang baik dan kepada para Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, selaku kepala unit kerja didalam organisasi Tim Penggerak PKK kiranya lebih peka dan perduli akan pentingnya peranan  mendorong setiap warga masyarakat paling tidak seluruh kaum perempuan dan anggota keluarga diwilayah kerja saudara agar dapat melaksanakan perannya dalam keluarga,mka dala setiap kesempatan sampaikan kepada setiap warga dengan kalimat yang persuasif untuk senantiasa mengkokohkan pondasi keluarga. Pribadi yang utuh dalam sebuah kesatuan keluarga inilah yang kemudian turut serta dalam sukseskan gerak langkah 10 program pokok PKK agar tercapailah kehidupan yang berkualitas Bahagia dan sejahtera”, imbuhnya.

Ia pun menegaskan “menyikapi kemajuan teknologi komunikasi dan informasi kita juga harus teliti dan cermat jangan sampai kita terlena dengan semua dampak yang ada. Salah satunya adalah penggunaan handphone yang menyediakan fitur layanan jejaring komunikasi sosial didunia maya yang disajikan dalam telepon genggam berbasis jaringan satelit. Jangan sampai kita tak lagi mengerti arti penting dari komunikasi lisan yang aktif dan efektif dalam keluarga, manfaatkan dengan bijak penggunaan smart phone ini untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri dalam membentuk keluarga yang harmonis dan bahagia”, tegasnya.

Ketua Panitia Maria Sari dalam laporannya menyebutkan “maksud di gelar acara ini adalah pertama agar terbentuknya kader-kader khusus PKK yang serius, disiplin, handal, profesional memiliki kemampuan dan kualifikasi yang mumpuni, dan terampil dalam berkomunikasi mendorong  keluarga untuk paham akan arti dan fungsinya terutama dalam mengatasi PKDRT dan kedua semoga terwujudnya keluarga Kutai Barat yang harmonis dan bahagia serta memiliki hidup yang berkualitas secara lahir dan batin. Sehingga kedepan sumber daya manusia yang ada di Kutai Barat ini cerdas, berakhlak berbudi pekerti luhur dan mampu menghargai seluruh kehidupan atas mahluk hidup ciptaan Tuhan utamanya manusia, terima kasih untuk  Narasumber, Anggota, Panitia dan seluruh Peserta yang mensukseskan acara ini”, sebutnya.

Salah satu peserta yaitu Kader Khusus dari Kampung Jontai Kecamatan Nyuatan Selviani ditemui usai mengikuti kegiatan menuturkan “tentunya banyak ilmu dan pengalaman serta informasi yang didapat sehingga dapat disampaikan di wilayah tempat tinggal agar bersama KDRT dapat dicegah, terima kasih untuk kesempatan mengikuti Bimtek ini telah digelar oleh TP-PKK Kabupaten, semoga lain waktu ada lagi”, (HMS11)

Pemerintah Kutai Barat Menggelar Sosialisasi Simda Terintegrasi. Rabu (18/12/2019)

Pemerintah Kutai Barat Menggelar Sosialisasi Simda Terintegrasi. Rabu (18/12/2019)

Tengah Wakil Bupati Kutai Barat, Tim BPKP Pusat, Kepala BPKP Provinsi Kaltim, Perwakilan Bankaltimatara, Kepala BPKAD Provinsi, Kepala BKAD Kutai Barat dan Inspektur Inspektorat Kutai Barat. (HMS11).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-BALIKPAPAN, Beberapa hari yang lalu Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Keuangan Dan Aset Daerah bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Timur serta Bankaltimtara menggelar Sosialisasi Implementasi SIMDA (Sistem Informasi Manajemen Daerah) Integrated dan Transaksi Non Tunai Pada Bendahara Pengeluaran OPD Dengan CMS (Cash System Management) Bankaltimatara yang diikuti Pemprov Kaltim, Kukar, Berau, Mahulu, Paser, Samarinda dan Kutim bertempat di Hotel Grand Senyiur Balikpapan dengan Narasumber ialah Tim BPKP Pusat.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Barat, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Pusat, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Kaltim, Jajaran Bankaltimtara, Bappeda Provinsi Kaltim, BPKAD Provinsi Kaltim, Biro Organisasi Setda Provinsi Kaltim, Biro Administrasi Pembangunan Setda Kaltim, Inspektur Inspketorat Kutai Barat, BP3D Kabupaten/Kota, BKAD Kabupaten/Kota, Bagian Ortal Kabupaten/Kota dan Bagian Pembangunan Kabupaten/Kota.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Bupati H.Edyanto Arkan mengatakan “semoga dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat menunjang dan mendukung kinerja penyelenggaraan pemerintahan khususnya yang terkait dengan keuangan, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga proses pelaporan”, katanya.

Selanjutnya Ia menuturkan “dengan adanya SIMDA Integrated ini diharapkan terwujudlah konsistensi antara rencana yang telah disusun dan ditetapkan melalui dokumen RPJMD, Renstra OPD dan Renja OPD dapat terpantau dengan baik sehingga dapat dievaluasi dengan lebih tepat dan akurat dalam rangka pengendalian dan pencapaian target kinerja pembangunan”,tuturnya.

Kemudian Ia menyampaikan “kerjasama dalam hal keuangan telah dilakukan Pemerintah Daerah bersama Bankaltimatara seperti SP2D Online, pembayaran gaji ASN dan TKK dan lain sebagainya. Dan  dalam kesempatan ini pula dibahas mengenai transaksi non tunai pada bendahara pengeluaran OPD menggunakan CMS Bankaltimatara atau Cash Management System. Oleh karena itu sayapun menghimbau kiranya sinergitas yang ada ini antara BPKP, BKAD dan OPD lainnya serta Bankaltimatara dapat terus ditingkatkan, sehingga segala hambatan atau kendala yang terjadi dilapangan dapat teratasi demi terwujud kelancaran penerapan program tersebut dan melalui kesempatan ini baiklah seluruh Peserta  dapat  memanfaatkan forum ini secara optimal dan juga seluruh Kepala OPD untuk dapat mengevaluasi dan menjalankan tugas dengan sebaiknya, marilah kita bijak merencanakan dan melaksanakan program kerja dengan melihat kebutuhan dan berbuat sesuai undang-undang yang berlaku yang mana kesemuanya itu kita lakukan bukan hanya untuk mensukseskan kinerja pemerintahan, serta mempertahankan Opini BPK tetapi juga sebagai wujud pengabdian kita sebagai abdi negara demi terwujudnya Hari Esok Yang Lebih baik Daripada Hari Ini”,imbuhnya.

Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kaltim Adil Hamongan Pangihutan dalam sambutannya  mengungkapkan “saya sangat mendukung SIMDA Integrasi yang dimaksudkan untuk mencegah penyelewengan anggaran sebab prosesnya dapat terlihat mulai perencanaan sampai dengan pelaporan, saya berharap kedepannya seluruh Kabupaten /Kota di Kaltim yang menggunakan SIMDA dari BPKP wajib melaksanakn SIMDA Terintergrasi demi suksesnya penyelenggaran keuangan yang transparan, akuntabel dan akurat”, ungkapnya

Dirketur Operasional Bankaltimtara Muhammad Yamin dalam sambutannnya berujar “sangat mengapresiasi inovasi keuangan Pemkab Kutai Barat dan kerjasama yang terjalin dengan baik dalam kemitraan yang harmonis ini.Semoga hal ini senantiasa mendukung pembangunan yang berkelanjutan bagi Kutai Barat dan Kaltimtara pada umumnya”.

Kepala Keuangan dan Aset Daerah Sahadi ditemui usai acara menyebutkan “kegiatan tersebut untuk mensosialisasi penggabungan seluruh SIMDA, dan minggu depan ada Tim IT dari Bankaltimtara hadir di Kutai Barat untuk melihat langsung keadaan dan kesiapan  Kutai Barat, sebab SIMDA Terintegrasi menggunakan SIMDA versi yang terbaru yang memiliki syarat tidak boleh ada area yang blank spot (Manaar Bulant, Siluq Ngurai, Bentian Besar dan sebagian Bongan), jadi nanti diadakan kerjasama yang mana Bankaltimatara menyediakan alat yang mendukung hal tersebut sehingga dapat dilaksanakan penginputan disetiap Kecamatan, respon Kabupaten/Kota lain sangat baik, mereka juga nantinya ingin hadir jika diadakan Bimtek terkait SIMDA Terintegrasi tersebut, semoga semua program ini dapat terlaksana sesuai rencana, mari kita dukung bersama”, sebutnya.

Di Kalimantan Timur sendiri belum ada yang menggunakan atau menerapkan SIMDA Terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, perlu diketahui bersama bahwa kegiatan hari ini merupakan tindaklanjut dari Surat Bupati Kutai Barat Nomor 028/4103/BKAD/-TU.P/XI Tanggal 11 September 2019 Perihal Kutai Barat sebagai Pilot Project Integrasi SIMDA.(HMS11)

Bupati Kutai Barat Hadiri Upacara Laliiq Ugal Kampung Long Daliq Kecamatan Long Iram. Rabu (18/12/2019)

Bupati Kutai Barat Hadiri Upacara Laliiq Ugal Kampung Long Daliq Kecamatan Long Iram. Rabu (18/12/2019)

Foto Bupati Mengikuti upacara Adat Laliiq Ugal Kampung Long Daliq Beserta Petinggi, Kepala Adat dan Jajarannya. (HMS11).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati Kutai Barat menghadiri Upacara Laliiq Ugal di Kampung Long Daliq Kecamatan Long Iram sekaligus meninjau Rumah Adat yang berada di Kampung tersebut.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, “nilai budaya prosesi adat Laliiq Ugaal sebagai bagian identitas juga kebanggaan kita sebagai masyarakat yang berbudaya, yang mana nilai adat dan budaya ini sarat makna dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah yang diberikan kepada manusia serta sebagai bentuk pengharapan warga etnis Dayak  khususnya warga Dayak Bahau ini mengajarkan dan mengingatkan kita bahwa dalam setiap penyelenggaraan hidup ada kuasa Tuhan dan saat ini mereka memohon berkat agar Allah yang Maha Kuasa senantiasa menyertai kerja dan usaha mereka dalam mengolah hasil alam yang telah Tuhan karuniakan”, katanya.

Lebih lanjut Bupati mengungkapkan, “mengenai pelestarian alam dan pemanfaatan alam yang bijak saya selaku kepala daerah berharap agar para tokoh adat, kepala adat serta masyarakat adat juga ikut serta melestarikan lingkungan dan mampu hidup mandiri secara pangan. Tunjukkan bahwa kita masyarakat yang mampu menggunakan akal budi, pikiran dan cita rasa karsa kita memanfaatkan bumi dan isinya, awalilah rasa syukur ini dengan mampu dan mau memanfaatkan pekarangan rumah yang kosong untuk menanam tanaman-tanaman pangan seperti jagung, lombok, terong,tanaman obat keluarga dan lain-lainnya yang dapat dikonsumsi dalam keluarga serta dapat dijual apabila hasilnya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga dapat turut serta membantu meningkatkan perekonomian masyarakat”, ungkapnya.

Bupati menambahkan “tentu saja dengan sinergitas dan kerjasama yang baik antar seluruh pihak terkait maka kita dapat Mewujudkan Kutai Barat yang Semakin Adil, Mandiri, dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang merupakan visi Pemerintah Periode 2016-2021, terima kasih serta apresiasi yang tinggi bagi seluruh pihak yang telah ikut terlibat dalam setiap proses kegiatan Laliiq Ugal Kampung Long Daliq yang dilaksanakan pada hari ini, kiranya penyelenggaraan kegiatan ini, dapat dijadikan sebagai acuan guna bersama bergandengan tangan untuk membangun Kutai Barat menuju Hari Esok Lebih Baik Dari Pada Hari Ini dengan tetap menjaga dan melestarikan adat istiadat warisan leluhur yang kemudian sebagai bagian dari identitas daerah kita Bumi Tanaa Purai Ngeriman”, sebutnya.

Petinggi Kampung Long Daliq Andreas Liah menuturkan “terima kasih atas kehadiran, dukungan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, acara hari ini bertujuan sebagai awal untuk memasuki masa menanam padi dan sekaligus syukuran bahwa rumah adat yang dibangun menggunakan Dana Kampung ini dapat terselesaikan dengan baik, kiranya hal tersebut membawa kebaikan bagi warga disini dan kami dapat secara aktif memberikan sumnbangsih mendukung pembangunan berkelanjutan di Kutai Barat, tentunya saya berterima kasih untuk Panitia dan seluruh warga yang membantu terselenggaranya acara ini”, tuturnya. (HMS11)

KPU Kutai Barat Sosialisasikan Pemilu Kepala Daerah Dari Calon Perorangan Di 16 Kecamatan di Kutai Barat Senin (23/12/2019)

KPU Kutai Barat Sosialisasikan Pemilu Kepala Daerah Dari Calon Perorangan Di 16 Kecamatan di Kutai Barat Senin (23/12/2019)

Foto bersama usai kegiatan sosialisasikan pemilu kepala daerah dari calon perorangan.kominfo Mrd.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – KPU Kutai Barat lakukan sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati dari calon perorangan. Sosialisasi  mengenai tahapan pemilihan dan syarat dukungan calon perorangan ini telah dilakukan di 16 kecamatan di Kutai Barat dan di kecamatan Barong Tongkok. Senin, 23 Desember 2019.

Kegiatan yang digelar di balai pertemuan umum Kelurahan Barong Tongkok diikuti kepala kampung bersama petugas PPS kampung dari 21 kampung se- Kecamatan Barong Tongkok mengikuti kegiatan sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati 2020 tahapan pemilu khususnya untuk calon perorangan (calon independen) bukan dari partai politik.

Anggota komisioner KPU Kutai Barat Yohanes Nuel menyebutkan kegiatan sosialisasi ini telah dimulai sejak tanggal 15 Desember lalu secara bergilir di16 kecamatan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tahapan dan syarat dukungan terhadap calon perorangan yang mana untuk mendapatkan bukti dukungan tidak hanya menggunakan KTP seperti pemilihan sebelumnya namun ditambahkan dengan surat pernyataan formulir B.1 KWK perorangan

Sementara salah satu peserta sosialisasi yahya mengatakan, dengan sosialisasi ini masyarakat tidak dapat memberikan dukungan lebih dari satu pasangan calon kepala daerah dan dengan cara seperti ini juga orang tidak akan menyalahgunakan KTP orang lain karena bisa saja mendapatkan fotocopy KTP namun surat peryataan belum tentu di dapatkan.

Sosialisasi seperti ini masif dilakukan KPU Kutai Barat hingga Senin, 23 Desember 2019 untuk syarat dukungan calon independen dan sesuai kalnder tahapan pada 22 januari 2020 mendatang akan dilakukan sosialisasi kepada partai politik mengenai syarat dukungan calon kepala daerah dari partai politik. Kominfo Mdn.

Bupati Kutai Barat Resmi Membuka Musyawarah Daerah VI DPD KNPI Kutai Barat. Senin (23/12/2019)

Bupati Kutai Barat Resmi Membuka Musyawarah Daerah VI DPD KNPI Kutai Barat. Senin (23/12/2019)

Kanan Bupati Kutai Barat saat membuka Musyawarah Daerah VI DPD KNPI Kutai Barat.kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Bupati Kabupaten Kutai Barat membuka resmi Musyawarah Daerah VI DPD KNPI Kutai Barat yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Barat. Bertempat di Hotel Sidodadi Kecamatan Barong Tongkok. Senin 23 Desember 2019.

Musyawarah yang diselenggarakan selama sehari ini mengagendakan pemilihan Ketua dan beserta pengurus DPD KNPI Kutai Barat yang baru,  mendengarkan laporan pertanggung jawaban dari pengurus KNPI yang lama dan pokok program kerja KNPI kedepannya.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, kepada Ketua dan anggota DPD KNPI Kutai Barat dapat berperan aktif dan berdampak bagi pembangunan di Kutai Barat. KNPI sebagai organisasi kepemudaan dapat memberikan kontribusi nyata salah satunya dengan berpartisipasi menurunkan angka kasus narkoba di Kutai Barat, berupaya mengkampanyekan kepada masyarakat  untuk menjaga kebersihan serta mendukung upaya ketahanan pangan.

“Kepada pengurus baru diharapkan dapat berinovasi, membangun strategi, bekerja keras dan bekerja cerdas untuk membangun masyarakyat, namun juga dapat melanjutkan program pengurus sebelumnya dan tidak berjalan ditempat, aktif terlibat dalam pembangunan Kutai Barat yang kelak dapat menjadi penyangga ibu kota yang baru, ” ucapnya.

“Ayo Ketua dan Pengurus KNPI harus merapat, siapapun nanti yang terpilih, Jangan lambat, jangan jalan di tempat masih banyak yang kita perjuangkan kedepannya. Siapa yang tidak siap apalagi dengan hadirnya ibukota negara Indonesia maka untuk itu jangan sia-siakan kesempatan dan waktu,” Bupati menambahkan.

Sementara Ketua KNPI Kutai Barat FX Sumardi menyampaikan, dalam proses pemilihan ini dirinya merasa bersukacita dan akan berkomitmen mendukung penuh ketua dan pengurus KNPI yang baru. “Mari kita rapatkan barisan, tingkatkan kompetensi para pemuda,” tuturnya.

pada pembukaan musyawarah tersebut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informastika Kutai Barat, Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Kawasan Perumahan, Permukiman dan Pertananhan Kutai Barat, Ketua KONI Kutai Barat dan para perwakilan anggota KNPI dari 16 Kecamatan. kominfo Dos.

Polres Kutai Barat Peringati Hari Ibu Ke-91. Senin (23/12/2019)

Polres Kutai Barat Peringati Hari Ibu Ke-91. Senin (23/12/2019)

Kapolres Kutai Barat pimpin Peringati Hari Ibu Ke-91.kominfo Mdn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Seperti didaerah lainnya peringatan hari ibu juga dilaksanakan Polres Kutai Barat dengan petugas upacaranya dari jajaran anggota para Polisi Wanita (Polwan). Paran Polisi Wanita yang sedang bertugas ini sebagai bukti bahwa kaum wanita juga mampu bersaing dengan kaum pria. Upacara yang digelar senin pagi ini dalam rangka memperingati hari ibu ke-91 dengan tema ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju’ Senin 23 Desember 2019 dihalaman Mapolres Kutai Barat.

Kapolres Kutai Barat AKBP Roy Satya Putra menyebutkan, Peringatan Hari Ibu Ini Mengingatkan Kembali Akan Pentingnya Wanita Bagi Kemajuan Bangsa. Selain itu Polwan yang ada di Polres Kutai Barat, dewasa ini peranan perempuan sudah mendapatkan pengakuan akan eksistensinya dalam berbagai sektor.

“Dengan peringatan hari ibu ini diharapkan inovasi dari kaum wanita khususnya dari anggota polres akan semakin berkembang dan wanita memiliki kesetaraan dengan kaum pria,” jelasnya. kominfo Mdn

Persetujuan Raperda TDUP, wujudkan Percepatan Peningkatan Pembangunan Di Kabupaten Kutai Barat. Senin (23/12/2019)

Persetujuan Raperda TDUP, wujudkan Percepatan Peningkatan Pembangunan Di Kabupaten Kutai Barat. Senin (23/12/2019)

Wakil Bupati Kutai Barat (kiri) menandatangani Raperda TDUP pada Paripurna XXVI Masa Sidang III tahun 2019 DPRD Kutai Barat. Kominfo. Ary.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Rapat Paripurna XXVI Masa Sidang III tahun 2019 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tentang Pendapat Akhir Fraksi dan Persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah terhadap Raperda TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata), di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kabupaten Kutai Barat.

Raperda TDUP akan menjamin kepastian hukum dalam menjalankan usaha pariwisata bagi pengusaha dan akan memberikan informasi bagi semua pihak yang berkepentingan mengenail hal-hal yang tercantum dalam daftar usaha pariwisata. Senin, 23 Desember 2019.

Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan mengatakan Raperda TDUP merupakan upaya untuk mewujudkan percepatan peningkatan pembangunan di Kutai Barat,  Pemerintah dituntut untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam kebutuhan daerah. Dengan disetujuimya Raperda TDUP, menjadi bagian penting sebagai instrumen yang kuat dalam pembangunan daerah serta dapat dipertanggung jawabkan. Pemerintah berharap kerjasama yang baik dari semua pihak, sehingga dapat mewujudkan peraturan yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sementara menurut fraksi- fraksi salah satunya adalah fraksi PDI Perjuangan Anita Theresia, Raperda TDUP  diharapkan dapat menjawab persoalan bagi semua orang khususnya dalam wirausaha pariwisata, harus diakui pariwisata menjadi unsur yang harus diberdayakan secara efektif, untuk mendukung hal tersebut diperlukan regulasi yang kooperatif, dan usaha  pariwisata termasuk didalmnya menyiapkan barang dan jasa wisata.

Fraksi-Fraksi DPRD Kutai Barat menyampaikan pendapatnya dan setuju Raperda TDUP, untuk segera disahkannya Peraturan TDUP agar menjadi Peraturan Daerah, acara  diakhiri dengan menandatangani Peraturan TDUP antara Pemerintah dan DPRD Kutai Barat  menjadi Peraturan Daerah. kominfo Jen.

Pentingnya Komunikasi Pemerintah Dan Gereja. Selasa (17/12/2019)

Pentingnya Komunikasi Pemerintah Dan Gereja. Selasa (17/12/2019)

Foto bersama, Bupati Kutai Barat beserta Pendeta dan pengurus jemaat GKII wilayah Mahakam Kutai Barat.kominfo Ary.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Bulan Desember bagi Umat Kristiani diseluruh dunia sebagai momen penting untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang dikenal Perayaan Natal, tidak terkecuali bagi umat kristiani Kutai Barat, seperti perayaan natal Jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kampung Sekolaq Muliaq, Kecamatan Sekolaq Darat. Acara Natal yang berlangsung meriah tersebut hadir Bupati Kutai Barat didampingi Camat Sekolaq Darat di gedung gereja GKII Sekolaq Muliaq, dengan tema “ IA DATANG KEPADA MILIK KEPUNYAAN-NYA” Yohanes 1 : 11 dengan sub tema “ DENGAN SEMANGAT PERAYAAN NATAL GKII SEKOLAQ MULIAQ TERPANGGIL MELAYANI GENERASI MELENIAL,

Bupati Kutai Barat FX.Yapan mengatakan, gereja sebagai wadah untuk meyiarkan pesan kebaikan dapat berdampak bagi pembangunan daerah baik dalam tatanan pemerintahan maupun dalam segala aspek kehidupan masyarakat, peristiwa natal kiranya dapat menjalin komunikasi yang intens antara gereja dengan pemerintah, sehingga segala program dan pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan sumber daya manusia.

“Kita dapat saling bertukar pikiran menyatukan tekad mencari solusi untuk memajukan Kutai Barat agar menjadi hari esok yang lebih baik daripada hari ini”, terang Bupati.

Sementara menurut Ketua Panitia Perayaan natal GKII Sekolaq Muliaq Kadir mengatakan, perayaan natal ini dapat terselenggara berkat dukungan dari semua pihak, baik melalui iuran panitia dan jemaat serta juga dukungan secara pribadi oleh para dermawan termasuk bantuan pemerintah yang secara langsung maupun tidak langsung, terutama pembangunan gereja GKII Sekolaq Muliaq yang sekarang ini dapat dibangun.

“Melalui perayaan Natal ini, seluruh jemaat besarta pengurus gereja dan hamba tuhan GKII Sekolaq Muliaq mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan ucapan syukur kepada Tuhan atas pembangunan gereja ini kiranya dapat diselesaikan ditahun mendatang”, harapnya. kominfo Ary.

Peringati Hari Lanjut Usia, Dinas Sosial Kutai Barat Serahkan Bantuan

Peringati Hari Lanjut Usia, Dinas Sosial Kutai Barat Serahkan Bantuan

Foto Bersama Wakil Bupati dengan masyarakat penerima Bantuan.kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat memperingati Hari Lanjut Usia (Lansia) Nasional  ke-23 Tahun ditandai dengan menyerahkan bantuan  kepada  masyarakat  Lansia Kutai Barat secara simbolis oleh Wakil Bupati Kutai Barat, didampingi Camat Barong Tongkok, Camat Nyuatan, Petinggi Pepes Eheng, BPK dan Kepala Adat kampung di Gedung BPU Pepas Eheng Kecamatan Barong Tongkok. Selasa, 17 Desember 2019.

Penyerahan berbagai bantuan tersebut  dalam rangka selain untuk membantu para Lansia, dukungan Keluarga Lanjut Usia, Asitensi Sosial Penyandang Disabilitas juga diserahkan bantuan bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH), Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Program Rehabilitas Sosial Anak untuk Taman Anak Sejahtera(KAS) Bunga Kasih. Bantuan Program Rehabilitas Sosial Anak untuk LKSA Al-Bayan, Bantuan Program Rehabilitas Sosial anak untuk Panti Asuhan Yatim Piatu dan Anak Terlantar Assalam dan Bantuan untuk Karang Taruna Kampung Pepes Eheng.

Ampeng paparkan bahwa Hari Lanjut Usia diperingati pada tanggal 29 mei setiap tahunnya, namun untuk Kutai Barat dilaksanakan pada hari Selasa 17 Desember 2019, tujuan dari kegiatan ini sebagai upaya untuk internaliasi nilai-nilai penghormatan kepada Lansia serta meningkatkan kepedulian sosial masyarakat dan partisipasi sosial masyarakat dan  kesadaran diri kaum muda (Milenial) terhadap usia lanjut.

Beberapa bantuan yang diserahkan berasal dari “Kementrian Sosial RI, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat,” jelasnya menambahkan.

Kegiatan penyerahan bantuan dirangkai dengan persembahan Tarian Selamat Datang (Gantar) dari Sanggar Tari Masyarakat Pepas Eheng dan Persembahan Lagu Daerah (Rijok) serta Pameran Khas Dayak Kutai Barat, selain itu diadakan  Pemeriksaan Kesehatan bagi masyarakat Lanjut Usia (Lansia). Kominfo Lsr.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id