Bimtek TKSK, TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial Kabupaten Kutai Barat.

Bimtek TKSK, TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial Kabupaten Kutai Barat.

(Tiga dari Kiri) Sekretaris Dinas Sosial, saat membuka kegiatan bimtek tugas dan fungsi TKSK TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial. Kominfo Dpn.kutaibaratkab.go.id

 KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat dalam upaya mendukung tercapainya Visi Misi Pemerintah Kutai Barat, kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat untuk turut serta mewujudkan kesejahteraan sosial antara lain dalam bentuk kesediaan masyarakat untuk menjadi relawan sosial atau tenaga kerja sosial masyarakat. Para  relawan sosial nantinya diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dengan memperoleh kursus dan bimbingan teknik yang kemudian disebut sebagai Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan tergabung dalam kelompok Tenaga Kerja Sosial Masyarakat (TKSM).

Kegiatan bimbingan teknis tugas dan fungsi TKSK, TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial, program pembinaan dari Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat yang berlangsung sehari ini, menghadirkan narasumber dari Dinsos Provinsi Kalimantan Timur serta Dinsos Kutai Barat di Aula Balai Pengobatan Santa Familia Sendawar. Kamis, 12 Maret 2020).

Kegiatan Bimtek yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Christiana mengatakan, “bimtek yang bertujuan meningkatkan kinerja lembaga sosial sehingga mampu memberikan pelayanan sosial secara efektif, berkualitas dan berperikemanusiaan, pada fungsi ini belum berjalan dengan semestinya karena berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis bahwa TKSK belum diberikan kuasa penuh dalam melakukan pembinaan terhadap PMKS maupun PSKS, dalam proses pembinaan. TKSK hanya dilibatkan dalam proses pendataan calon penerima pembinaan, sedangkan proses pembinaan dilakukan sepenuhnya oleh Dinas Sosial.

“Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan dalam rangka sinkronasi dan validasi data KPM Program BPNT atau Sembako, PKH dan untuk membangun sinergitas antara TKSK, TKSM dan Pendamping PKH dalam melakukan pendataan keluarga miskin agar bisa tepat sasaran,” terangnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Kristin Palentina sekaligus ketua panitia penyelenggaraan kegiatan Bimtek tesebut mengatakan, Fungsi dari TKSK TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi masalah yang dialaminya, peran ini terlihat ketika TKSK melakukan kegiatan bimbingan dan penyuluhan sosial kecamatan khususnya kepada kelompok sasaran program pembangunan sosial.

Kegiatan bimtek yang diikuti oleh 42 peserta TKSK dan TKSM dan Tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 28 orang ini, selain meningkatkan kinerja melalui lembaga sosial sehingga mampu memberikan pelayanan sosial secara efektif, kepada masyarakat Kutai Barat, namun juga diharapkan dapat meningkatkan peran TKSK dan TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial di tingkat kecamatan, untuk mewujudkan koordinasi dan sinkronasi program kegiatan guna fungsi sebagai tenaga kesejahteraan sosial,” terangnya. Kominfo Dpn.

Tingkatkan Kesadaran, Melalui Seminar Anti Korupsi Bagi Aparatur Pemerintah.

Tingkatkan Kesadaran, Melalui Seminar Anti Korupsi Bagi Aparatur Pemerintah.

(Tenggah) Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat buka acara Seminar Sehari Anti korupsi. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Upaya mencegah korupsi, ratusan peserta yang terdiri dari para petinggi, Sekretaris dan BPK Kampung di Kabupaten Kutai Barat mengikuti seminar sehari anti korupsi yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Tana Purai Ngeriman (BPU TPN). Kamis, 12 Maret 2020.

Bupati Kutai Barat diwakili oleh Asisten I Setdakab Kutai Barat, Misran Effendi mengatakan, dengan adanya seminar sehari ini dapat menjadi masukan dan referensi bagi semua terutama bagi aparatur pemerintah kampung dapat memahami dengan baik pembekalan materi yang diberikan sehingga wawasan dapat disebarkan kepada masyarakat dilingkungan masing-masing secara efektif dan efisien. “Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan jangan coba menyalahkan wewenang apalagi menyuap aparat,” tegasnya dimimbar.

Asisten I Setdakab Kutai Barat mengharapkan, aparat kampung dapat satu suara, satu langkah, satu irama dalam membangun kampung di Kutai Barat  dengan sinergitas, kompak dan benar. “Ayo rangkul semua, jauhi korupsi dan membangun Kutai Barat menjadi hari esok lebih baik dari pada hari ini,” tutupnya.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri unsur Polres Kutai Barat, Kodim 0912/KBR, Kejaksaan Negeri, Para Camat, Lurah, Petinggi dan BPK serta beberapa Perangkat Daerah. Dengan  narasumber dari Inpektorat, Kejaksaan Negeri dan Polres Kutai Barat. Dengan mengusung tema ‘bebas korupsi saya selamat, keluarga selamat dan masyarakat bangga memilih saya menjadi pemimpin’.

Sementara menurut Ketua Panitia Sarjodi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran para aparat kampung agar memahami aturan dan wewenang serta menambah ilmu yang positif. “Mari bersama menimba ilmu, diharapkan kegiatan seminar sehari ini dapat bermanfaat dan teladan bagi lingkungan dan anggaran yang ada dapat dijalankan dengan maksimal,” ungkapnya dalam laporan. Kominfo Lsr

Percepatan Layanan SIMDA Integrated antar Stakeholder.

Percepatan Layanan SIMDA Integrated antar Stakeholder.

(Kanan) Sekdakab Kutai Barat, Saat Pimpin Rakor Aplikasi SIMDA. Kominfo Afn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Masyarakat sebagai stakeholder utama pembangunan daerah dapat berpartisipasi untuk mengawal dan menyalurkan aspirasi, baik melalui saluran komunikasi perencanaan, atau melalui media aplikasi yang disebut SIMDA Integrated, aplikasi ini dibangun untuk dapat mengintegrasikan antara proses perencanaan dengan proses penganggaran atau database terintegrasi (data perencanaan dapat digunakan untuk Sistem Keuangan, Anggaran, Monev, dan SAKIP).

Dengan demikian tujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dapat diwujudkan penganggaran berbasis kinerja/output melalui penginputan SIMDA disetiap perangkat daerah. Kegiatan Rakor yang dibuka Sektretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Kepala BKAD Kutai Barat dan Kepala Inspektorat Kutai Barat para Camat di Kutai Barat, Perwakilan Bank Kaltim-Tara, dan Perwakilan dari Telkom. Kamis, 12 Maret 2020.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan implementasi Aplikasi SIMDA pada perangkat daerah ini sangat baik dan mendukung  dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah untuk mewujudkan penganggaran berbasis kinerja/output melalui penginputan SIMDA disetiap perangkat daerah. “Adanya kegiatan pelatihan secara intensif perlu menjadi perhatian bersama, agar para operator di perangkat daerah dilingkungan pemerintah Kutai Barat dapat melaksanakannya dengan baik. Demikian juga akses jaringan hingga kearea lebih pelosok tidak menjadi kendala. Hampir rata-rata setiap kecamatan memiliki hak paten untuk menerima layanan operator provider yang lancer agar dapat mengakses aplikasi SIMDA,” terang Sekdakab Kutai Barat.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kutai Barat Sahadi, menyampaikan “implementasi Aplikasi SIMDA secara terintegrasi perlu berkoordinasi dengan bank Kaltimtara untuk sinkronisasi dan pembaharuan  versi Aplikasi SIMDA terbaru atau ada layanan yang bisa disederhanakan salah satu contoh terkait dengan penginputan pajak, sehingga dapat mempermudah setiap perangkat daerah dalam penginputan data ke Aplikasi dalam rangka membantu efisiensi perjalanan karena sistem input data bisa dilakukan dimanapun secara online, namun sangat diperlukannya jaringan internet yang memumpuni dan diharapkan internet dapat menjangkau akses sampai kepelosok desa terpencil dengan memanfaatkan jaringan operator GSM.

Sementara menurut pihak provider Telkom Wira “nantinya akan dibangun bagi kecamatan yang terjauh dan belum memiliki akses internetnya, terkait jaringan sering tidak stabil dikarenakan ada beberapa gangguan pada kabel FO (Fiber Optik) saat penggalian pembangunan, untuk diketahui jaringan Kabel FO saat ini sudah menjangkau 16 Kecamatan di Kutai Barat sementara  untuk kampung atau desa kurang lebih di 40 kampung di Kutai Barat. Kominfo Afn

Bupati Minta Unsur Kampung Galakkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Bupati Minta Unsur Kampung Galakkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

(Kiri) Bupati Kutai Barat, saat memberikan selamat kepada Ketua dan Pengurus BPK Kampung Muyub Ilir. Kominfo Wln.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tiga unsur dalam rangka melaksanakan efektifitas kerja aparatur Pemerintahan dalam Kampung yakni Kepala Kampung (Petinggi), Kepala Permusyawaratan Kampung  (BPK) dan Kepala Adat serta jajarannya diharapkan dapat menjadi  pilar penting yang selalu bersinegitas, menjadi partner kerja yang solit ditiap kampung, selain  berupaya melaksanakan pembangunan, meningkatkan kesejahteran juga dapat menumbuhkan kesadaran dan menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup dengan kemandirian baik sandang maupun pangan.

Mewujudkan pilar-pilar strategis kampung tersebut pemerintah kampung Muyub Ilir telah menjaring dan menetapkan Ketua dan anggota BPK yang baru 5 (lima) orang dengan keterwakilan 1 (satu) orang perempuan, nantinya diharapkan dapat menampung dan menyalurkan aspirasi masyarkat. Hadir dalam pelantikan tersebut Bupati Kutai Barat didampingi Asisten II Setdakab Kutai Barat, Kepala Perangkat Daerah, unsur Muspika dan tokoh masyarakat, berlangsung dihalaman Kantor Petinggi Kampung Muyub Ilir Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat. Kamis, 12 Maret 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, tiga unsur dalam pemerintah kampung dapat bersinergi menjadi  teladan dan pelopor secara intens mengalakan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada masyarakat untuk memanfaatkan halaman dan lahan disekitar rumah tempat tinggal warga masyarakatnya. “Tanaman obat keluarga memberikan nilai manfaat yang amat penting selain sebagai obat-obatan tradisonal keluarga, bumbu masak bahkan sayur-sayuran juga dapat memberi nilai ekonomi bagi keluarga karena tidak harus membeli,” terang Bupati.

Dijelaskan lebih lanjut Toga dapat ditata menjadi sebuah taman yang memiliki nilai keindahan dengan menanam tanaman yang bermanfaat sebagai obat dapat memiliki pemanfaat bagi kesehatan  seperti menanam daun Landep, Kumis Kucing, Kemuning, Daun Sirih, Jahe dan jenis tanaman obat lainnya untuk diolah dan dikonsumsi sehari tanpa membeli obat yang mengandung kimia yang malah menyebabkan penyakit.

“Bayangkan banyak sekali manfaatnya mulai dari kegunaan untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, dapat menghemat pengeluaran keluarga pula,” tuturnya mencontohkan.

Bupati Kutai Barat menambahkan terkait pelantikan BPK kampung Muyub Ilir, selaku kepala daerah mengharapkan sinergitas yang baik antar lembaga masyarakat dikampung, karena keberadaan dan perannya sangat strategis untuk menggali dan mengembangkan  potensi wilayahnya masing-masing sehingga dapat memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kutai Barat umumnya untuk mewujudkan hari esok yang lebih baik dari  hari ini. Kominfo Wln

Resmikan Perumahan Subsidi Bagi ASN di Kutai Barat

Resmikan Perumahan Subsidi Bagi ASN di Kutai Barat

Sekdakab Kutai Barat Simbolis resmikan perumahan Korpri bersubsidi. Kominfo Ary.kutaibaratkab.go.id

 KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pengelolaan wilayah pemukiman dan pertanahan bekerjasama dengan PT.Multi Graha Cipta Mandiri serta beberapa perusahaan perbankan melaksanakan peresmian perumahan Korpri bersubsidi yang diberi nama Graha Sendawar Asri dalam acara tersebut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat beserta sejumlah pejabat eselon pemerintah Kutai Barat dan sejumlah perwakilan perbankan serta masyarakat dan konsumen perumahan, di komplek perumahan Graha Sendawar Asri Kampung Sumber Sari Kecamatan Baring Tongkok. selasa 11 Maret 2020.

Bupati Kutai Barat dalam sambutanya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang telah diperjuangkan dan dilakukan oleh Disperkimtan bekerjasama dengan perusahan pengembang yang telah membangun dan memasarkan rumah-rumah bersubsidi ini, diharapkan perumhan ini nantinya dapat mendorong perkembangan wilayah dan ekonomi daerah.

Lebih lajut Sekretatis Daerah mengatakan, “untuk lebih menarik minat konsumen hendaknya juga dibangun berbagai fasilitas seperti mesjid dan gereja, juga sarana bermain atau olahraga dengan melibatkan aparatur pemerintah kampung agar proses pendataan konsumen atau warga nantinya jadi lebih mudah dan dapat menghindari hal hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sementara itu kepala Dinas Penataan Wilayah Permukiman dan Pertanahan Stevanus mengatakan, pembangunan perumahan Graha Sendawar Asri ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam hal ini ditujukan bagi ASN, TKK, Polri dan TNI, untuk tahap awal ini pengembang diberi tugas membangun 300 unit rumah dan yang telah terhuni kurang lebih 150 unit,” terangnya. Kominfo Ary.

Warga Dapat Menjadi Pelaku Aktif, Bersatu Mewujudkan Pembangunan Di Kutai Barat.

Warga Dapat Menjadi Pelaku Aktif, Bersatu Mewujudkan Pembangunan Di Kutai Barat.

(Berdiri di Mimbar) Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat menyampai arahan. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka memperingati Isro Mi`roq Nabi Muhamad SAW tahun 2020/1441 Hijriyah dan Hari Lahir (Harlah) Nahdalatul Ulama (NU) yang ke-94 tahun. Wakil Bupati Kutai Barat menghimbau agar umat beragama dapat selalu mengisi kegiatan-kegiatan positif, menjadi pelaku aktif pembangunan dan mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Wakil Bupati Kutai Barat yang diwakili oleh Assisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kestra Setdakab Kutai Barat Misran Effendi mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan sesuai dengan misi pembangunan butir keenam tentang penerapan nilai-nilai keagamaan dan berbudaya luhur dalam upaya menciptakan lingkungan dan hubungan sosial yang harmonis, tertib dan aman berbasiskan sikap toleransi, teggang rasa dan gotong royong.  “Warga dapat menjadi pelaku aktif pembangunan, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan selalu melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dilingkungannya masing-masing,” pintanya.

Lebih lanjut dijelaskan masyarakat dapat mendukung program kerja pemerintah dengan menguatkan berbagai sektor salah satunya sektor pariwisata yang harus dikembangkan. “Diharapkan kemajuan dapat dicapai jika bersama-sama bersatu mewujudkannya,” tukasnya

Tabliq Akbar yang diawali dengan pembacaan ayat suci alquran tersebut dihadiri oleh Wakil DPRD dan anggota DPRD, Ketua MU, Kemenag Kutai Barat, Wakapolres Kutai Barat, Perwakilan Kodim 0912/KBR, Ketua Muslimat dan jajaran serta Pengelola Islamiq Center dan seluruh ratusan masyrakat dengan menghadirkan Penceramah dari Pengasuh Pondok Pesantren Kota Semarang Jawa Tengah Amin Maulana Budi Harjono.

Sementara menurut Wakapolres Kutai Barat Sukarman mengajak dalam rangka tabliq ini, mari bersama meningkatkan iman dan taqwa dengan melakukan kewajiban untuk tingkatkan ibadah. Selain menjaga keamanan agar kondusif namun juga bertanggung jawab dengan generasi muda untuk menjauhi narkoba. Jangan sampai anak dan keluarga terlibat obat terlarang. “Dan terkait yang sering terjadi yakni ngoteng (campuran minuman) ini merusak anak-anak generasi muda, semoga ini tidak selalu terjadi dan dapat berkurang,” harapnya.

Lebih jauh menegaskan kepada masyarakat untuk bijak mengunakan media sosial. “Jangan terprovokasi dengan berita hoax apa lagi menjelang pilkada mendatang, demi keamanan, kedamaian agar Indonesia bersatu dan maju,” jelasnya.

“Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan tabliq akbar ini. semoga keberkahan menyertai kita semua,” singkat Chusaiful selaku Ketua PCNU Kutai Barat. Kominfo Lsr.

Menjaga Identitas  dengan Melestarikan Adat Budaya Lokal.

Menjaga Identitas dengan Melestarikan Adat Budaya Lokal.

Bupati Kutai Barat menari bersama  dengan masyarakat pada acara Nalaar di Kampung Rikong. Kominfo Wln.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Ratusan warga antusias memadati halaman Lamin “Lou Sangkint Poti” puncak pelaksanaan upacara adat “Nulaar”dengan pemotongan hewan kurban kerbau sebagai sesembahan untuk menyucikan dan mendoakan masyarakat kampung dalam wilayah kecamatan Siluq Ngurai agar berhasil dalam usaha dan masyarakatnya sejahtera. Disamping itu acara ini juga merupakan langkah nyata yang diinisiasi oleh lembaga adat besar Kabupaten Kutai Barat dalam menjaga dan melestarikan budaya dan adat istiadat asli daerah.

Hadir pada kegiatan upacara adat yang merupakan rangkaian acara pengukuhan Kepala dan pengurus adat tersebut Bupati Kutai Barat, DPRD Kutai Barat, Anggota DPRD, Camat Siluq Ngurai dan sejumlah Kepala OPD dan masyarakat dari 16 kampung, di Halaman Lamin (Lou Sangkit Poti) Kampung Rikong, kecamatan Siluq Ngurai-Kutai Barat. Selasa 10 Maret 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, Pemerintah Kutai Barat sangat mendukung upaya melestarikan berbagai macam warisan adat budaya yang ada di Kutai Barat, mengingat adat budaya selain identitas karakter masyarakat Kutai Barat juga berperan penting dalam menyelaraskan proses pembangunan. “Kita dapat melakukan sebuah pembangunan tanpa harus mengasingkan suatu kebudayaan, Pembangunan ditunjukan untuk menciptakan masyarakat yang makmur dan  sejahtera, sebagai masyarakat wajib harus mengelola dan menjaga budaya dengan baik, karena budaya merupakan sebuah identitas suatu bangsa,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat Ridwai mengatakan, pelestarian nilai budaya merupakan bukti legitimasi masyarakat terhadap eksistensi sebuah adat dan budaya, keragaman, pembangunan karakter sebuah bangsa yang dikembangkan melalui budaya lokal. “ terkait telah dikukuhkannya kepala dan pengurus adat, jangan menyalahgunakan kewenagan, tugas sebuah lembaga adat itu sangat mulia yaitu mengayomi dan melindungi masyarakat selain itu lembaga adat merupakan mitra penting bagi pemerintah dalam memajukan masyarakat kampung,” terangnya.

Kemudian Kepala Adat Besar Kabupaten Kutai Barat Manar Dimansyah Gamas menjelaskan, upacara adat dalam bahasa lokal masyarakat Dayak Benuaq Nulaar, merupakan sebuah doa kepada para leluhur yang dilakukan melalui sebuah ritual adat yang bertujuan untuk memohon restu. “Upacara adat Nulaar, sebuah prosesi awal dalam memulai sebuah acara yang bertujuan untuk keramaian dan suka cita dan dalam upacara ‘Nulaar’ ini pendoa adat (pememang) akan menyampaikan beberpa persebahan berupa makanan, hewan kurban seperti ayam, babi dan hewan kerbau dalam  tingkatan tertingginya,” jelasnya. KominfoWln

5.000 Lahan Perkebunan Milik Masyarakat Kutai Barat Disertifikatkan.

5.000 Lahan Perkebunan Milik Masyarakat Kutai Barat Disertifikatkan.

Sekretaris Kabupaten Kutai Barat saat membuka Sosialisasi Land Reform Agraria di Kutai Barat. hms10.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sebagai program strategis nasional 2020, Kutai Barat ditunjuk Kantor Wilayah BPN Provinsi Kaltim sebagai pilot project sertifikasi lahan perkebunan sebanyak 5.000 bidang tanah disertifikatkan. Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Land Reform Dan Konsolidasi Tanah Kantor Wilayah BPN Provinsi Kaltim pada sosialisasi Land Reform Agraria/Redistribusi yang dilaksankan di ruang Diklat kantor Bupati lantai III, Senin 09 Maret 2020.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kabupaten Yacob Tullur menuturkan, tanah memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat, dimana tanah menjadi sumber kehidupan bagi manusia yang selalu digunakan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya untuk sarana produksi tanaman (lahan pertanian) dan sarana tempat tinggal yang menjadi kebutuhan mendasar setiap manusia.

Penguasaan tanah juga diatur Pasal 4 UUPA, bahwa atas dasar hak menguasai dari negara sebagai yang dimaksud dalam pasal 2 ditentukan adanya macam-macam hak atas permukaan bumi, yang disebut tanah, yang dapat diberikan kepada dan dipunyai oleh orang-orang, baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang-orang lain serta badan-badan hukum.

Lebih lanjut dijelaskan, aktifitas masyarakat dalam penggunaan tanah serta jumlah pengguna tanah selalu meningkat dari waktu ke waktu. Berkaitan dengan hal tersebut memberikan gambaran bahwa pembagian tanah di Indonesia sangat penting terlebih untuk tanah tempat tinggal. Memahami mengenai pentingnya kegiatan agraria ini secara administratif dan menjadi kekuatan hukum secara legalisasi baik secara fungsi kegunaan dan kemanfaatan dan ini merupakan keharusan yang mutlak dimiliki oleh setiap perseorangan maupun dalam kepemilikan bersama, atau berbadan hukum.

“Selaku kepala Daerah mengharapkan kepada seluruh pihak terkait terutama yang hadir pada saat ini untuk dapat serius serta seksama mengikuti kegiatan sosialisasi ini, yang kemudian pada penerapannya ditindaklanjuti dengan langkah strategis, dan percepatan pelaksanaannya di masing-masing wilayahnya,” tegasnya.

Kepala Seksi Land Reform dan Konsolidasi Tanah Kantor Wilayah BPN Provinsi Kaltim Febriawan Jauhari menjelaskan, dari 5.000 sertifikat tersebut direalisasikan untuk 16 kecamatan se Kutai Barat, dan lahan perkebunan yang bisa disertifikasi minimal setengah hektar dan maksimal 2 hektar. Dari sepuluh Kabupaten/Kota se Kaltim, Kutai Barat dapat jatah pensertifikatan lahan paling banyak tahun 2020 atau sepertiga dari jatah Kaltim dan Kaltara. Turut hadir Kepala BPN Kutai Barat, Kepala Disperkimtan, dan para Camat se Kutai Barat.

Lebih lanjut dijelaskan, BPN Kakanwil Kaltim dan Kaltara pada 2020 mendapat target program strategis nasional untuk sertifikat tanah pertanian yang berupa kegiatan distribusi tanah. Untuk Kaltim dan Kaltara mendapat jatah 15 ribu sertifikat, sepertiganya diberikan ke Kutai Barat. Pemberian sertifikasi lahan untuk Kutai Barat, memang menindak lanjuti usulan Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat dan kepala BPN Kutai Barat dan diteruskan di Kanwil Provinsi, sehingga dari Kanwil Provinsi sudah menetapkan peta lokasi.

Dari perlengkapan peta lokasi sehingga bisa dilakukan tahaban-tahaban berikutnya, untuk sertifikasi 5000 bidang sertifikat, dan pensertifikatan lahan tersebut akan dibagikan di 16 kecamatan se Kutai Barat. Febriawan Jauhari juga berharap dalam kegiatan ini sangat diperlukan dukungan dari para camat selaku pimpinan wilayah, dan pemerintah kabupaten. Karena dari tahaban sertifikasi ini akan dilakukan sidang panitia pertimbangan. Hms 10.

Selaraskan Program Gelar Musyawarah RKPD Tahun 2021.

Selaraskan Program Gelar Musyawarah RKPD Tahun 2021.

(Depan tenggah) Sekdakab Kutai Barat saat buka musrembang RKPD 2021.Kominfo Fds.kutaibaratkab.go.id

 KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Badan Perencanaan Penelitian dan pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Kutai Barat laksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrembang RKPD) Kutai Barat, untuk meyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah tahun 2021. Musrembang yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat didamping asisten II Setdakab Kutai Barat dan perwakilan 16 Kecamatan, 4 kelurahan dan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat,  di kantor BP3D Kutai Barat. Selasa, 10 Maret 2020.

Kegiatan forum perangkat daerah ini untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah RKPD tahun 2021, dengan mempertajam indikator dan target program kegiatan perangkat daerah sesuai tugas dan fungsi, menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah dengan perangkat daerah lainnya, dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai kewenangan, bersinergi perioritas pembangunan daerah dan menyesuaikan pendanaan kegiatan prioritas berdasarkan pagu dimasing-masing perangkat daerah.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, perengkat daerah sesuai dengan tugasnya berkewajiban membantu kepala daerah, dalam penyelenggaraan pemerintah daerah dengan menyusun rencana kerja perangkat daerah setiap tahunnya, menjamin tercapainya program dan kegiatan tahun 2021, maka tetap bersinergi dengan mensinkronkan program tahun sebelumnya mana yang diprioritaskan untuk pembangunan tahun 2021. Seperti meningkatkan pembangunan infrastruktur yang merata berbasiskan kampung, meningkatkan pengmbangan sumber daya manusia, mengurangi kemiskinan berbasis kampung dan meningkatkan ekonomi kerayatan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan pendapatan asli daerah.

“kepada perangkat daerah dan semua unsur yang terlibat, mengerti tufoksinya masing-masing, mulai dari kepala dinas, kepala bidang dan kepala seksi. Dan di BP3D memiliki bidang yang menangani masing-masing perangkat daerah, dan bidang harus memahami apa yang harus di lakukan dan perannya mewakili perangkat daerah terkait dengan saling bersinergi,” Sekdakab  mengingatkan.

Kegiatan forum perangkat daerah ini dilakukan persentasi rencana kerja dan diskusi oleh perangkat daerah BP3D, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata ruang, Dinas Pertanian dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kominfo Fds

Tingkatkan Standar Pendidikan melalui Seminar Nasional Pendidikan di Kutai Barat.

Tingkatkan Standar Pendidikan melalui Seminar Nasional Pendidikan di Kutai Barat.

(Kiri) Bupati saat buka seminar pendidikan bagi penyelenggara pendidikan.Kominfo Afn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Untuk meningkatkan standar pendidikan baik formal maunpun informal di Kabupaten Kutai Barat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat menyelenggarakan seminar Nasional pendidikan di Kutai Barat yang dibuka oleh Bupati Kutai Barat, didampingi Sekretaris Daerah Kutai Barat dan para guru perwakilan dari seluruh sekolah mulai SD, SLTP dan SLTA di Kabupaten Kutai Barat, berlangsung di Balai Pertemuan Umum Tanna Purai Ngeriman. Rabu, 11 Maret 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, perkembangan zaman yang sangat pesat, pendidikan sangatlah berperan penting bagi kelangsungan  hidup yang lebih baik dan terarah, pendidikan adalah proses membimbing manusia dari keterbatasan pengetahuan menuju kecerahan  atau dari tidak tau menjadi tau.

Dijelaskannya lebih lanjut dalam arti luas pendidikan formal maupun informal melingkupi segala hal yang memperluas pengetahuan dan kehidupan manusia sangat diperlukan apa yang namanya pendidikan oleh karena itu pendidikan diberikan dalam bentuk pembelajaran dari sekolah seperti SD, SLTP dan SLTA bahkan perguruan tinggi  maupun pendidikan informal. “Apabila dalam kehidupan manusia ditempuh dengan pendidikan yang baik,  maka kehidupannya akan menjadi lebih baik dan terarah,” terang Bupati.

Sementara menurut Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutai Barat Ngampun mengatakan, kegiatan seminar ini selain bertujuan untuk meningkatkan standar pendidikan yang ada baik yang formal maunpun informal di Kutai Barat namun juga untuk membangun pendidikan yang lebih baik dari semua kalangan dalam rangka menyambut tahun pendidikan yang merdeka.

“Kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan dimasa jabatan saya namun bukan yang terakir karena kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan, untuk meningkatkan standar dan kualitas pendidikan di kabupaten Kutai Barat menjadi lebih baik, menuju hari esok yang lebih dari hari ini,” jelasnya. Kominfo Afn.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id