(Tiga dari Kiri) Sekretaris Dinas Sosial, saat membuka kegiatan bimtek tugas dan fungsi TKSK TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial. Kominfo Dpn.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat dalam upaya mendukung tercapainya Visi Misi Pemerintah Kutai Barat, kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat untuk turut serta mewujudkan kesejahteraan sosial antara lain dalam bentuk kesediaan masyarakat untuk menjadi relawan sosial atau tenaga kerja sosial masyarakat. Para relawan sosial nantinya diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dengan memperoleh kursus dan bimbingan teknik yang kemudian disebut sebagai Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan tergabung dalam kelompok Tenaga Kerja Sosial Masyarakat (TKSM).
Kegiatan bimbingan teknis tugas dan fungsi TKSK, TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial, program pembinaan dari Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat yang berlangsung sehari ini, menghadirkan narasumber dari Dinsos Provinsi Kalimantan Timur serta Dinsos Kutai Barat di Aula Balai Pengobatan Santa Familia Sendawar. Kamis, 12 Maret 2020).
Kegiatan Bimtek yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Christiana mengatakan, “bimtek yang bertujuan meningkatkan kinerja lembaga sosial sehingga mampu memberikan pelayanan sosial secara efektif, berkualitas dan berperikemanusiaan, pada fungsi ini belum berjalan dengan semestinya karena berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis bahwa TKSK belum diberikan kuasa penuh dalam melakukan pembinaan terhadap PMKS maupun PSKS, dalam proses pembinaan. TKSK hanya dilibatkan dalam proses pendataan calon penerima pembinaan, sedangkan proses pembinaan dilakukan sepenuhnya oleh Dinas Sosial.
“Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan dalam rangka sinkronasi dan validasi data KPM Program BPNT atau Sembako, PKH dan untuk membangun sinergitas antara TKSK, TKSM dan Pendamping PKH dalam melakukan pendataan keluarga miskin agar bisa tepat sasaran,” terangnya.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Kristin Palentina sekaligus ketua panitia penyelenggaraan kegiatan Bimtek tesebut mengatakan, Fungsi dari TKSK TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi masalah yang dialaminya, peran ini terlihat ketika TKSK melakukan kegiatan bimbingan dan penyuluhan sosial kecamatan khususnya kepada kelompok sasaran program pembangunan sosial.
Kegiatan bimtek yang diikuti oleh 42 peserta TKSK dan TKSM dan Tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 28 orang ini, selain meningkatkan kinerja melalui lembaga sosial sehingga mampu memberikan pelayanan sosial secara efektif, kepada masyarakat Kutai Barat, namun juga diharapkan dapat meningkatkan peran TKSK dan TKSM dan Tenaga Pendamping Sosial di tingkat kecamatan, untuk mewujudkan koordinasi dan sinkronasi program kegiatan guna fungsi sebagai tenaga kesejahteraan sosial,” terangnya. Kominfo Dpn.










